TNI Bantah Klaim OPM, Pastikan Tak Ada Prajurit Gugur dalam Operasi di Yahukimo

Endy Langobelen

Senin, 15 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan oleh Koops TNI Habema dalam operasi di Yahukimo, Sabtu (13/12/2025). (Foto: Istimewa/Dok. Koops TNI Habema)

Sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan oleh Koops TNI Habema dalam operasi di Yahukimo, Sabtu (13/12/2025). (Foto: Istimewa/Dok. Koops TNI Habema)

YAHUKIMO — TNI membantah klaim Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat–Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) yang menyebut tiga prajurit TNI tewas dalam baku tembak di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

TNI menegaskan tidak ada prajurit yang gugur dalam operasi penindakan yang digelar pada Sabtu (13/12/2025).

Penegasan tersebut disampaikan Panglima Koops TNI Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, menyusul operasi penindakan secara terukur dan profesional yang dilakukan Satgas TNI di wilayah Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Operasi itu berada di bawah kendali Koops TNI Habema sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan melindungi masyarakat dari ancaman kelompok bersenjata.

“Operasi ini dilaksanakan secara terukur, profesional, dan sesuai aturan pelibatan. TNI hadir untuk menjamin keamanan masyarakat Papua. Kami tidak menargetkan warga sipil, dan setiap prajurit dibekali perintah yang jelas untuk mengedepankan keselamatan rakyat,” tegas Lucky Avianto dalam keterangannya, Minggu (14/12/2025).

Baca Juga :  Karantina Papua Tengah Gagalkan Pengiriman Dua Produk Hewan Ilegal

Dalam operasi tersebut, Satgas TNI berhasil menguasai tiga markas yang digunakan sebagai basis aktivitas kelompok bersenjata OPM Kodap XVI Yahukimo.

Aparat juga mengamankan berbagai barang bukti, antara lain senjata api organik dan rakitan laras panjang, amunisi berbagai kaliber, alat komunikasi, perlengkapan optik, senjata tajam tradisional, atribut kelompok bersenjata, dokumen pendukung aktivitas, uang tunai, serta perlengkapan logistik lainnya.

Seluruh barang bukti kini diamankan di pos komando TNI di Dekai untuk pendalaman dan pengembangan informasi.

Lucky Avianto menambahkan, klaim sepihak yang beredar terkait korban dari pihak TNI tidak benar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami pastikan tidak ada prajurit TNI yang gugur dalam operasi ini. Informasi yang disebarkan oleh kelompok bersenjata OPM bertujuan membangun opini menyesatkan dan tidak sesuai fakta lapangan,” ujarnya.

Sebelumnya, Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB dalam siaran pers menyatakan satu anggotanya terluka dan menuding pihaknya telah menewaskan tiga prajurit TNI serta melukai dua lainnya.

Baca Juga :  Pelajar SMP Curi iPhone Usai Tabrakkan Motor ke Korban

Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, menyebut baku tembak berlangsung sejak pukul 04.00 hingga 08.00 WIT dan disertai serangan darat serta udara, yang diklaim berdampak pada pengungsian warga sipil.

Menanggapi hal tersebut, TNI memastikan operasi penindakan menyasar kelompok bersenjata yang mengganggu stabilitas keamanan, bukan warga sipil.

Dansatgas Media Koops Habema, Letkol Iwan, menyatakan pihaknya masih menyelidiki asal-usul senjata organik yang disita serta dokumen berisi permintaan dana.

“Kita masih selidiki itu organik dari satuan mana? Apakah perampasan atau dugaan lain. Ada juga dokumen seperti permintaan dana, kita selidiki bagaimanan intervensinya,” ujarnya.

Pascaoperasi, TNI menyebut situasi keamanan di Yahukimo dalam kondisi kondusif. Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi, serta mempercayakan upaya penegakan keamanan kepada aparat negara.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika
Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika
Peredaran Sopi Picu Gangguan Keamanan, Aparat Gabungan Tertibkan Pasar Sentral Timika
SOMAP: Segera Hentikan Kekerasan Militer di Papua
Narkoba Masih Intai Mimika, 11 Tersangka Ditangkap dalam Empat Bulan
Polres Mimika Musnahkan Sabu Rp312 Juta, Dua Pengedar Lama Dibongkar
Anggota KKB Penembak Warga Sipil di Puncak Jaya Ditangkap di Mimika
Dua Orang Terluka dalam Bentrok Antar Pemuda di Gorong-gorong Timika

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:59 WIT

Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:41 WIT

Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika

Selasa, 28 April 2026 - 16:32 WIT

Peredaran Sopi Picu Gangguan Keamanan, Aparat Gabungan Tertibkan Pasar Sentral Timika

Senin, 27 April 2026 - 23:14 WIT

SOMAP: Segera Hentikan Kekerasan Militer di Papua

Senin, 27 April 2026 - 21:52 WIT

Narkoba Masih Intai Mimika, 11 Tersangka Ditangkap dalam Empat Bulan

Berita Terbaru

Polisi lalu lintas melakukan olah tempat kejadian perkara di Jalan Poros Mapurujaya KM 10, Mimika, Jumat, 1 Mei 2026. Galeripapua/Istimewa

Hukrim

Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:59 WIT

Barang bukti narkotika yang diamankan polisi setelah penangkapan dua tersangka di Mimika. Kamis, 30 April 2026. Galeripapua/Istimewa

Hukrim

Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:41 WIT

Kebakaran menghanguskan sebuah bangunan di Jalan Cenderawasih, Mimika, Kamis malam, 30 April 2026. Galeripapua/Istimewa

Pemerintahan

Distrik Mimika Baru Petakan Risiko Kebakaran di Permukiman Padat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:10 WIT

Ket. Foto: Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Felix Wanggai (tengah) di Hotel Horison Diana Mimika, Kamis 30 April 2026. Galeripapua/ Kevin Kurni.

Pemerintahan

Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:27 WIT