Uang Palsu Marak Beredar, Pj Bupati Mimika Minta Masyarakat Teliti

Sabtu, 15 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi uang. (Foto: Istimewa)

Ilustrasi uang. (Foto: Istimewa)

MIMIKA – Penjabat (Pj) Bupati Mimika, Yonathan Demme Tangdilitin, mengimbau masyarakat agar waspada terhadap peredaran uang palsu yang kembali marak di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Seperti yang diberitakan sebelumnya bahwa baru-baru ini, terjadi transaksi menggunakan uang tunai palsu senilai jutaan rupiah di salah satu bar yang berada di KM 7, Distrik Wania, oleh seseorang yang mengaku sebagai dokter Polri.

Yonathan mengatakan, jika sudah ada indikasi uang palsu, maka besar kemungkinan peredaran uang itu tidak hanya terjadi di satu titik saja, melainkan sudah tersebar di tempat lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Nanti saya minta Kominfo untuk sosialisasi dan mengedukasi melalui grup-grup dan media tanpa bermaksud membuat orang resah,” ujar Yonathan saat diwawancarai di Pendopo Rumah Negara, SP3, Timika, Jumat (14/3/2025).

Yonathan juga meminta pihak kepolisian segera menangkap pelaku dan menindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Baca Juga :  Mendagri Minta Bupati Mimika Segera Kerjakan 5 Hal Ini

Sementara Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, menyebut sudah mendapatkan informasi terkait uang palsu tersebut.

Terkait identitas pelaku yang mengaku sebagai dokter Polri, Kapolres menyebutkan bahwa pihaknya telah meminta keterangan dari yang bersangkutan dan sedang ditangani oleh Sat Reskrim Polres Mimika.

“Jadi, kemarin kita sudah mendapatkan (Informasi) peredaran uang palsu. Sudah kita mintai juga keterangan. Nanti langsung dari Reskrim yang menangani,” tutupnya.

Kapolres pun meminta masyarakat agar selalu teliti dan terus berhati-hati terhadap peredaran uang palsu.

Sebagai informasi, uang palsu sendiri dapat dibedakan dengan uang asli melalui ciri-ciri seperti warna, tekstur, benang pengaman, dan gambar. 

Ciri-ciri uang palsu di antaranya yaitu memiliki warna yang pudar, kusam, dan tidak sesuai dengan uang asli. Tekstur uang palsu umumnya halus dan licin seperti kertas HVS.

Baca Juga :  HUT Ke-78 TNI, DPRD Mimika: Tetap Kedepankan HAM di Papua

Uang palsu tidak memiliki benang pengaman yang timbul dan dapat berubah warna. Uang palsu juga tidak memiliki gambar tersembunyi yang hanya terlihat jika dilihat dari sudut tertentu.

Selain itu, uang palsu tidak memiliki logo Bank Indonesia secara utuh. Pun tidak berpendar saat dilihat di bawah cahaya. Kemudian gambar, ornamen, dan logo yang saling isi tidak terlihat.

Adapun tujuh cara untuk membedakan uang asli dan palsu yaitu yang pertama, perhatikan warna, desain, dan ukuran uang.

Kedua, periksa nomor seri pada uang kertas. Ketiga, meraba beberapa bagian uang, seperti Intaglio dan Blind Code. Keempat, terawang uang dengan cahaya. Kelima, periksa benang pengaman.

Keenam, perhatikan gambar tersembunyi yang hanya terlihat jika dilihat dari sudut tertentu, dan yang ketujuh, perhatikan tinta yang dapat berubah warna jika dilihat dari sudut tertentu.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Distrik Mimika Baru Petakan Risiko Kebakaran di Permukiman Padat
Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun
Bupati Mimika Pastikan Akses Banti Pulih Usai Longsor, RS Aman dari Abrasi
Kolaborasi Lintas Lembaga Tekan Angka Pernikahan Siri dan Pastikan Legalitas Keluarga
Disdukcapil Mimika Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Reformasi Administrasi Kependudukan
Pemkab Mimika Percepat Raperda Perumda Air Minum dan Limbah
Urgensi Ketahanan Keluarga dan Tertib Administrasi di Mimika
Disdukcapil Mimika Edukasi Warga Terkait Regulasi Nikah dan Cerai guna Tekan Konflik Sosial

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:10 WIT

Distrik Mimika Baru Petakan Risiko Kebakaran di Permukiman Padat

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:27 WIT

Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:56 WIT

Bupati Mimika Pastikan Akses Banti Pulih Usai Longsor, RS Aman dari Abrasi

Kamis, 30 April 2026 - 16:49 WIT

Kolaborasi Lintas Lembaga Tekan Angka Pernikahan Siri dan Pastikan Legalitas Keluarga

Kamis, 30 April 2026 - 16:41 WIT

Disdukcapil Mimika Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Reformasi Administrasi Kependudukan

Berita Terbaru

Mahasiswa FIM-WP menggelar aksi mimbar bebas di Waena, Jayapura, Sabtu, 2 Mei 2026. Galeripapua/ Istimewa.

Organisasi

Mahasiswa West Papua Tuntut Pendidikan Gratis di Tanah Papua

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:40 WIT

Seorang penggiat Inorga KIS dengan papan seluncurnya sedang melakukan salah satu trik dalam permainan skateboard di area Car Free Day—Jalan Cenderawasih, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (2/5/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Event

KIS Mimika Warnai Parade Hardiknas di Car Free Day

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:56 WIT