Mobil Dinas Polres Yahukimo Hangus Dilahap Api, OPM Mengaku Ulahnya

Endy Langobelen

Kamis, 30 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil dinas Polres Yahukimo hangus dilahap api di Jalan Statistik, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Selasa (28/1/2025). (Foto: Istimewa)

Mobil dinas Polres Yahukimo hangus dilahap api di Jalan Statistik, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Selasa (28/1/2025). (Foto: Istimewa)

YAHUKIMO – Sebuah kendaraan roda empat milik Polres Yahukimo dikabarkan hangus dilahap api di Jalan Statistik, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada 28 Januari 2025 lalu sekitar pukul 14.30 WIT.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Galeripapua.com, mobil itu merupakan mobil dinas dari Sat Binmas Polres Yahukimo.

Mobil tersebut dikabarkan dipinjam oleh salah satu anggota untuk berpamitan dengan keluarga di Jalan Statistik, KM 5, karena dirinya hendak pindah tugas ke Polres Nabire.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akan tetapi di perjalanan, ban depan dari mobil itu tertanam di ujung sebuah jembatan yang dalam kondisi rusak.

Alhasil, anggota tersebut meninggalkan mobilnya dan kembali ke Polres Yahukimo guna meminta bantuan untuk menarik mobil itu.

Sayangnya, ketika aparat gabungan menuju ke TKP, mobil tersebut telah hangus dilahap api.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2025, Kombes Pol Yusuf Sutejo, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Yusuf menyebut mobil itu bermerk Daihatsu Grand Max.

Dikatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku dari pembakaran mobil tersebut.

“Masih lidik pelakunya om,” ujarnya via pesan WhatsApp, Kamis (30/1/2025).

Di samping itu, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), atau yang biasa disebut Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) oleh polisi, mengaku bahwa merekalah yang telah membakar mobil tersebut.

Baca Juga :  Miskomunikasi, KKB dan Pendukung Paslon Pilkada Bentrok di Puncak

Pengakuan itu disampaikan melalui siaran pers yang diterbitkan Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB pada Selasa (28/1/2025) dan disebarkan oleh Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, pada Rabu (29/1/2025).

“Pasukan TPNPB Kodap XVI Yahukimo di bawah pimpinan Homy Heluka Komandan Batalion Yamue telah berhasil membakar satu unit mobil milik anggota militer Indonesia di Jalan Paradiso, Kompleks Perumahan Sosial KM 4, Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo pada hari ini Selasa, 28 Januari 2025, pukul 14.19 siang,” ujar Sebby.

Dijelaskan bahwa sejak pagi hari, Homy Heluka dan pasukannya telah melakukan operasi di wilayah Dekai hingga pukul 14.00 WIT.

Dalam operasi itu, mereka menemukan sebuah mobil yang menurut mereka selama dua bulan belakangan mobil itu digunakan oleh aparat militer Indonesia untuk melaksanakan operasi.

“Karena mobil tersebut selama dua bulan ini digunakan oleh aparat militer Indonesia untuk melakukan operasi, maka pasukan TPNPB Kodap XVI Yahukimo di bawah pimpinan Mayor Homy Heluka melakukan pembakaran hingga hangus. Atas kejadian ini, kami siap bertanggung jawab,” tegas Sebby.

“TPNPB Kodap XVI Yahukimo menyampaikan kepada aparat militer Pemerintah Indonesia untuk segera hentikan operasi dan patroli dengan menggunakan mobil pribadi karena kami telah mengetahui gerak gerik anda. Kami juga sampaikan kepada warga sipil untuk hentikan aktivitasnya di wilayah konflik bersenjata di Yahukimo, karena pasukan kami sedang operasi dan pengejaran terhadap militer Indonesia yang selama ini melakukan penyisiran di wilayah pemukiman warga sejak pagi hingga malam dalam mencari tahu keberadaan pasukan TPNPB,” imbuhnya.

Baca Juga :  Warga Temukan Jenazah di Mimika, Identitas Belum Diketahui

Dari kejadian ini, TPNPB Kodap XVI Yahukimo secara tegas juga mengeluarkan beberapa poin pernyataan sikap yakni sebagai berikut.

  1. Militer Indonesia yang selama ini memakai Mobil Avanza berkaca gelap segera hentikan operasi dan patroli di lorong-lorong jalan maupun menuju kebun dan setop tangkap masyarakat sipil yang menuju ke kebun.
  2. Orang Papua atau pejabat Papua yang memiliki mobil Avanza, Extrada, dan mobil kaca gelap yang telah diberikan kepada militer Pemerintah Indonesia di Yahukimo, jika kami TPNPB kedapatan, kami siap eksekusi.
  3. Masyarakat non-Papua segera tinggalkan daerah konfik bersenjata di Yahukimo dan jika kedapatan melakukan kerja sama dengan Militer Indonesia, kami TPNPB siap eksekusi.
  4. Militer Indonesia yang selama ini menyamar menjadi mata-mata, tukang galon, tukang sayur, tukang bangunan, tukang bakso, dll segera hentikan aktivitas anda. Jika kedapatan, kami tidak segan-segan ekseskusi mati.
  5. Militer Pemerintah Indonesia segera hentikan dwi fungsi militer di tanah Papua. Jika dikirim ke Papua untuk perang, TPNPB siap layani anda dan segera kosongkan gereja-gereja, rumah sakit, sekolah-sekolah, dan bangunan sipil lainnya yang selama ini dijadikan sebagai pos dan markas militer.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika
Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal
Polisi Ungkap Kronologi Penganiayaan di Jalan Perintis Timika
Polemik Pemilihan Ketua RT di Mimika, Lurah Perintis Resmi Diadukan ke 5 Instansi
8 Anggota OPM Kiwirok Kembali ke NKRI, Warga Sambut Harapan Baru Perdamaian Papua
Polisi Tangkap Pelaku Begal Ponsel di Mimika Kurang dari 24 Jam
Kejari Mimika Selidiki Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah di Hoya Senilai Rp8,7 Miliar
Begal Merajalela di Mimika, Polres Bentuk Tim Khusus

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 19:13 WIT

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Senin, 15 Juni 2026 - 19:09 WIT

Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:35 WIT

Polisi Ungkap Kronologi Penganiayaan di Jalan Perintis Timika

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:06 WIT

Polemik Pemilihan Ketua RT di Mimika, Lurah Perintis Resmi Diadukan ke 5 Instansi

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:53 WIT

8 Anggota OPM Kiwirok Kembali ke NKRI, Warga Sambut Harapan Baru Perdamaian Papua

Berita Terbaru

Peresmian MCK sekolah di Pulau Karaka, Distrik Mimika Timur Jauh, Mimika, Papua Tengah, Senin (25/6/2026). (Foto: Istimewa/Polres Mimika)

Pendidikan

Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka

Senin, 15 Jun 2026 - 19:19 WIT

Lebih dari 3000 Minuman keras ilegal yang berhasil diamankan dan dimusnahkan aparat gabungan dalam operasi pengawasan yang berlangsung sepanjang Januari hingga Juni 2026. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Senin, 15 Jun 2026 - 19:13 WIT

Momen pemusnahan barang bukti minuman keras di Mapolres Mimika, Jalan Agimuga, Mile 32, Mimika, Papua Tengah, Senin (15/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Senin, 15 Jun 2026 - 19:09 WIT