OPM Klaim Tembak 3 Anggota TNI di Intan Jaya, 1 Tewas

Endy Langobelen

Sabtu, 29 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasukan TPNPB-OPM. (Foto: Istimewa/TPNPB-OPM)

Pasukan TPNPB-OPM. (Foto: Istimewa/TPNPB-OPM)

INTAN JAYA – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim telah menembak tiga anggota TNI di Kampung Zanamba, Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pada Jumat (28/3/2025).

Dalam siaran pers yang diterbitkan Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB, Sabtu (29/3/2025), dikatakan bahwa sniper TPNPB menembak seorang anggota TNI atas nama Prada Fuad Siregar beserta dua anggota lainnya.

“Dalam serangan tersebut, sniper TPNPB berhasil menembak Prada Fuad Siregar di bagian dada dan dua anggota lainnya mengalami luka tembak selama pertempuran terjadi di lapangan sejak jam 11.05 dan sampai pukul 15.20 pasukan kami masih bertahan di medan pertemuan,” ujar Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, berdasarkan laporan dari Brigadir Jendral Undius Kogoya, dan Wakil Panglima, Mayor Jenderal Apeni Kobogau.

Sebby menyebut awalnya anggota Papua Intelijen Service (PIS) memberitahukan bahwa pasukan TNI sedang bergerak menuju Distrik Hatadipa.

Berangkat dari situ, TPNPB-OPM langsung menurunkan pasukannya mulai dari Batalyon, Kompi, hingga staf komandan operasi untuk melakukan pertempuran darat di Kampung Zanamba.

“Hal tersebut langsung ditanggapi dan disiagakan langsung oleh pasukan kami dan terjadinya penyerangan awal yang mengakibatkan tiga anggota TNI mengalami luka tembak,” jelasnya.

“Dalam laporan lebih lanjut pasukan TPNPB Kodap VIII Intan Jaya mengatakan bahwa kami akan terus melakukan pertempuran ke Kota Sugapa dalam dalam waktu dekat maka aktivitas sipil harap dihentikan,” pungkasnya.

Galeripapua.com telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak yang berwenang, dalam hal ini Kabid Humas Polda Papua, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2025, Kasatgas Media Habema 2025, Kapendam XVII/Cendrawasih, serta Kapen Kogabwilhan III.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Tiga Orang Pemilik Narkoba Golongan III di Timika

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, meminta agar dikonfirmasi ke Kapendam XVII/Cendrawasih, Kolonel Inf Candra Kurniawan.

“Konfirmasi Kapendam ya,” jawabnya singkat melalui pesan WhatsApp, Sabtu malam.

Sementara Kapendam XVII/Cendrawasih, Kolonel Inf Candra Kurniawan, menyarankan agar konfirmasi dilakukan ke Kapen Kogabwilhan III, Kolonel Inf Winaryo.

“Kami belum monitor bang, konfirmasi saja ke Pen Kogab bang,” ujar Candra via pesan WhatsApp.

Hingga saat ini, Kapen Kogabwilhan III, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2025, dan juga Kasatgas Media Habema 2025 belum juga memberikan jawaban konfirmasi.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas Damai Cartenz Ringkus Pemasok Senjata Ilegal KKB di Jayapura
Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA
Kejari Mimika Sita Rp300 Juta dalam Penyidikan Dugaan Korupsi Proyek Pembukaan Lahan
Operasi Kogabwilhan III Selama 6 Bulan: 47 Senpi dan 3.000 Batang Ganja Disita
TNI Perkuat Pengamanan Bandara Perintis Papua Usai OPM Bakar Pesawat dan Bunuh Pilot
Pesawat AMA Dibakar, Uskup Jayapura: Gereja Tak Pernah Bawa Kepentingan Politik
Polisi Selidiki Perusakan 10 Makam di Mimika Timur
TNI Evakuasi Jenazah Pilot AMA Air yang Dibunuh OPM di Yahukimo

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 00:43 WIT

Satgas Damai Cartenz Ringkus Pemasok Senjata Ilegal KKB di Jayapura

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:09 WIT

Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:20 WIT

Kejari Mimika Sita Rp300 Juta dalam Penyidikan Dugaan Korupsi Proyek Pembukaan Lahan

Senin, 6 Juli 2026 - 15:44 WIT

Operasi Kogabwilhan III Selama 6 Bulan: 47 Senpi dan 3.000 Batang Ganja Disita

Senin, 6 Juli 2026 - 14:33 WIT

TNI Perkuat Pengamanan Bandara Perintis Papua Usai OPM Bakar Pesawat dan Bunuh Pilot

Berita Terbaru