Akmal Malik Sebut Papua Tengah Provinsi Paling Progresif Level DOB

Ahmad

Jumat, 2 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembukaan Kunjungan Kerja (Kunker) dalam rangka evaluasi daerah otonomi baru di Papua Tengah di Hotel Horison Diana Timika, Kamis (1/5/2025). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Pembukaan Kunjungan Kerja (Kunker) dalam rangka evaluasi daerah otonomi baru di Papua Tengah di Hotel Horison Diana Timika, Kamis (1/5/2025). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Direktur Jenderal (Ditjen) Otonomi Khusus (Otsus) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Dr. Akmal Malik, M.Si mengungkapkan bahwa sebagai daerah otonomi baru (DOB), Provinsi Papua Tengah menjadi daerah yang paling progresif setelah dimekarkan.

Seperti diketahui, Provinsi Papua Tengah secara resmi dimekarkan sebagai daerah otonomi baru pada 30 Juni 2022 lalu berdasarkan Undang-Undang Nomor 15 tahun 2022.

Selain Provinsi Papua Tengah, ada juga 3 provinsi lainnya di Papua yang turut pecah menjadi DOB, diantaranya adalah Provinsi Papua Selatan, Provinsi Papua Pegunungan, dan Provinsi Papua Barat Daya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akmal menyebut, ada 12 agenda utama yang menjadi amanat 4 DOB. Dari 12 agenda utama itu, ia melihat yang paling progresif adalah Papua Tengah.

Baca Juga :  Pemkab Mimika Batasi Pengiriman Telur ke Luar Daerah

Ini menunjukkan bahwa keberhasilan sebuah sistem sangat bergantung pada aktor-aktornya.

“Kami bersyukur, aktor-aktor yang menjadi leading system hadirnya Provinsi Papua Tengah sangat bagus dan itu terlihat dari capaian-capaian kinerja yang sudah berjalan selama 3 tahun terakhir ini. Tahun ini adalah tahun ketiga penyelenggaraan pemerintahan di Papua Tengah ini,” kata Akmal dalam pembukaan Kunjungan Kerja (Kunker) dalam rangka evaluasi daerah otonomi baru di Papua Tengah di Hotel Horison Diana Timika, Kamis (1/5/2025).

Akmal melanjutkan, persoalan yang masih tersisa di Papua Tengah adalah penyiapan sarana dan prasarana pemerintahan dan sarana prasarana definitif yang masih dalam proses.

“Tentunya kita berharap kita hadir bersama di sini sesuai dengan kesepakatan kita dari Jakarta untuk memberi ruang kepada Gubernur dan jajaran menyampaikan apa saja yang berkaitan dengan penyiapan sarana dan prasarana pemerintah yang masih dalam progres,” lanjutnya.

Baca Juga :  OPD di Mimika Diminta Segera Selesaikan dan Tanggung Jawab Setiap Kegiatan

Akmal meyakini bahwa Gubernur Papua Tengah saat ini pastinya telah memiliki perencanaan yang matang terkait dengan pembangunan ke depan.

Ia pun meminta agar seluruh pihak di daerah dapat memberikan dukungan penuh kepada Gubernur Papua Tengah terkait pembangunan Papua Tengah di tahun-tahun mendatang.

“Arahan dari Pak Menteri Dalam Negeri, kunci keberhasilan sistem pemerintahan itu adalah di pemimpinnya, kalau pemimpinnya kompak, satu ayun satu langkah dan bersinergi, Insya Allah ke depan Papua Tengah akan jauh lebih baik,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Jayapura: 503 Pasien Kusta Masih Jalani Pengobatan
Mimika Jadi yang Tertinggi di Papua Tengah, Disdukcapil Kebut Pemutakhiran Database OAP
Babak 16 Besar Turnamen Mini Soccer Kapolda Cup II Dimulai Hari Ini
PUPR Papua Tengah Upayakan Konektivitas Trans Nabire-Timika dan Enarotali-Sugapa
Menjahit Konektivitas, Menghapus Label 3T di Waropen
Tim Reforma Agraria Dibentuk, Pemanfaatan Lahan di Mimika Didorong Lebih Produktif
Enam Poin Krusial Hasil Forum Strategis Papua: Dari Revisi PMK hingga Sekber
Kekakuan Administrasi Jakarta vs Realitas Papua: Tantangan Otsus di Mata Velix Wanggai

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:18 WIT

Dinkes Jayapura: 503 Pasien Kusta Masih Jalani Pengobatan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:22 WIT

Mimika Jadi yang Tertinggi di Papua Tengah, Disdukcapil Kebut Pemutakhiran Database OAP

Senin, 18 Mei 2026 - 11:16 WIT

Babak 16 Besar Turnamen Mini Soccer Kapolda Cup II Dimulai Hari Ini

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:16 WIT

PUPR Papua Tengah Upayakan Konektivitas Trans Nabire-Timika dan Enarotali-Sugapa

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:11 WIT

Menjahit Konektivitas, Menghapus Label 3T di Waropen

Berita Terbaru

FGD - Peserta berfoto bersama usai Focus Group Discussion (FGD) eliminasi kusta yang digelar Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa di Puskesmas Abepura, Sabtu, 23 Mei 2026. Diskusi membahas percepatan eliminasi kusta di Kota Jayapura di tengah tingginya angka kasus dan masih kuatnya stigma terhadap pasien. Galeripapua/Ikbal Asra

Pemerintahan

Dinkes Jayapura: 503 Pasien Kusta Masih Jalani Pengobatan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:18 WIT

Kesehatan - Peserta mengikuti Focus Group Discussion (FGD) eliminasi kusta yang digelar Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa di Puskesmas Abepura, Sabtu, 23 Mei 2026. Diskusi membahas percepatan eliminasi kusta, pengurangan stigma terhadap pasien, serta penguatan kolaborasi lintas sektor di Kota Jayapura. Galeripapua/ Ikbal Asra

Kesehatan

LKC Dompet Dhuafa Papua Gelar FGD Bahas Eliminasi Kusta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:26 WIT