Belum Ada Temuan Beras Oplosan di Mimika, Pedagang Tegaskan Jual Produk Resmi

Ahmad

Kamis, 17 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beras di lapak milik Ayudin. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Beras di lapak milik Ayudin. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA — Di tengah isu nasional terkait peredaran beras oplosan, hingga kini belum ditemukan adanya peredaran beras oplosan di wilayah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Hasil pantauan Galeripapua.com di sejumlah lapak pedagang beras di kawasan Jalan Hassanudin, sekitar Pasar Sentral Timika, menunjukkan bahwa para pedagang hanya menjual beras dari distributor resmi yang telah terdaftar.

“Kami tidak berani jual beras oplosan, apalagi masyarakat sekarang sudah cermat memilih beras. Semua stok kami berasal dari distributor resmi,” kata Ayudin, salah satu pedagang beras, saat ditemui pada Selasa, 15 Juli 2025.

Pernyataan ini menanggapi laporan Menteri Pertanian Amran Sulaiman yang sebelumnya mengungkapkan bahwa sebanyak 212 dari 268 merek beras telah dilaporkan ke Polri dan Kejaksaan Agung karena diduga tidak sesuai standar mutu, volume, dan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Mentan menyebut praktik pengoplosan beras sebagai tindakan kecurangan perusahaan yang harus ditindak tegas.

Menurut Ayudin, pasokan beras di Mimika berasal dari dua jalur utama yakni distributor dari Sulawesi dan Merauke.

Baca Juga :  Mulai Besok, Pemkab Mimika Terapkan Sistem Ganjil Genap Pengisian Biosolar di SPBU

Seluruh beras yang masuk ke Mimika juga melewati proses pemeriksaan ketat di pelabuhan sebelum sampai ke pusat kota.

“Kalau ada beras yang tidak terdaftar, tidak bisa masuk ke Timika. Pemeriksaan dilakukan sebelum beras keluar dari pelabuhan,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi dari otoritas setempat mengenai temuan beras oplosan di Mimika.

Pemerintah daerah diimbau untuk tetap melakukan pengawasan agar peredaran beras di Mimika tetap aman dan sesuai ketentuan.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peternak Babi Mimika Keluhkan Ternak Menumpuk, Biaya Pakan Terus Berjalan
Hari Pertama Ganjil-Genap Biosolar di Mimika Picu Penumpukan Truk
604 Ton CPO Dikirim dari Mimika, Industri Sawit PT KBV Mulai Bergerak
Mulai Besok, Pemkab Mimika Terapkan Sistem Ganjil Genap Pengisian Biosolar di SPBU
Jaga Daya Beli Warga, Pemkab Mimika Hadirkan Operasi Pangan Murah
Emas dan Angkutan Udara Picu Inflasi Mimika Juli 2026 Tembus 3,28 Persen
Ikan Tongkol dari Fakfak Masuk Mimika Dipastikan Aman Konsumsi
Tembus Pasar Global: Papua Tengah Cetak Sejarah Ekspor Perdana 42 Ton Ikan Bawal ke Malaysia

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:15 WIT

Peternak Babi Mimika Keluhkan Ternak Menumpuk, Biaya Pakan Terus Berjalan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:10 WIT

Hari Pertama Ganjil-Genap Biosolar di Mimika Picu Penumpukan Truk

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:44 WIT

604 Ton CPO Dikirim dari Mimika, Industri Sawit PT KBV Mulai Bergerak

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:20 WIT

Mulai Besok, Pemkab Mimika Terapkan Sistem Ganjil Genap Pengisian Biosolar di SPBU

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:33 WIT

Jaga Daya Beli Warga, Pemkab Mimika Hadirkan Operasi Pangan Murah

Berita Terbaru

Peserta dan perwakilan Pemerintah Kabupaten Jayapura berfoto bersama usai Lomba Lintas Alam Cagar Alam Cycloop ke-1 di Kalkote, Distrik Sentani Timur, Kamis, 27 Agustus 2026. Galeripapua/Ikbal Asra

Event

SMA Negeri 1 Sentani Juarai Lintas Alam Cycloop Perdana

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:15 WIT

Petugas kepolisian mengolah TKP di kamar nomor 02 Penginapan Sinar Ujung, Mimika, Papua Tengah, Rabu, 26 Agustus 2026. Kamar itu menjadi lokasi terakhir korban sebelum ditemukan tewas di bawah tangga penginapan. Galeripapua/ Kevin Kurni

Hukrim

Pria Tewas di Penginapan Mimika, Polisi Periksa CCTV

Kamis, 27 Agu 2026 - 00:22 WIT