TIFA Creative Berbagi Inspirasi Seni dan Budaya Papua di Kampus STIS Mutiara Tual

Endy Langobelen

Jumat, 31 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama TIFA Creative dengan pihak kampus STIS Mutiara Tual usai pertemuan. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Foto bersama TIFA Creative dengan pihak kampus STIS Mutiara Tual usai pertemuan. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

MALUKU TENGGARA — Suasana hangat dan penuh semangat terasa di ruang pertemuan Sekolah Tinggi Ilmu-Ilmu Sosial (STIS) Mutiara Tual, Maluku Tenggara, pada Jumat (31/10/2025) siang.

Sembilan anggota TIFA Creative asal Mimika, Papua Tengah, hadir untuk berbagi pengalaman dan berdiskusi seputar seni serta budaya Papua bersama mahasiswa kampus tersebut.

Kegiatan bertajuk sharing session itu digelar atas undangan pihak kampus melalui Dosen Sistem Sosial Budaya Indonesia, Paulus Karmel Ayomi, yang juga pembina Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tari STIS. Pertemuan dihadiri mahasiswa dari UKM Tari serta UKM Paduan Suara STIS Mutiara Tual.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Paulus Ayomi, kegiatan ini berawal dari pertemuan antara tim STIS dan TIFA Creative di ajang Festival Pesona Meti Kei 2025.

Melihat semangat dan kreativitas TIFA Creative, pihak kampus kemudian mengundang mereka untuk berbagi pengalaman kepada mahasiswa STIS.

“Sebagai lembaga pendidikan, kami tidak hanya ingin mahasiswa belajar teori, tetapi juga praktik. Melalui pertemuan ini, mereka bisa melihat langsung bagaimana teman-teman dari TIFA Creative mengembangkan budaya dan tarian di Papua,” jelas Paulus.

Baca Juga :  Meriah dan Edukatif, Market Day Ceria SD Islam Menara Ilmu Hidupkan Semangat Dagang Siswa-Siswi

Ia menambahkan, kegiatan tersebut menjadi dorongan bagi kampus untuk mengembangkan kreativitas mahasiswa, khususnya dalam bidang seni tari.

“Kita ingin STIS ke depan tidak hanya dikenal lewat tarian Kei, tapi juga mampu mengombinasikan tarian-tarian daerah lain, termasuk Papua,” ujarnya.

Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni STIS Mutiara Tual, Sisilawati Belekubun, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia mengaku pertemuan berlangsung spontan tanpa persiapan panjang, namun justru menghadirkan keakraban dan semangat kolaboratif.

“Kita senang sekali karena kegiatan ini membuka ruang pertemanan dan tukar pengalaman. Mungkin ke depan bisa dilanjutkan dengan kerja sama resmi lewat MoU antara STIS dan TIFA Creative,” ujar Sisilawati.

Sementara itu, Art Director TIFA Creative, Alfo Smith, mengatakan kegiatan di STIS serupa dengan kuliah umum yang membahas tentang peran budaya dalam mempererat hubungan antar daerah.

Baca Juga :  Semangat Kemerdekaan di Panggung Puisi: Dinas Pendidikan Papua Tengah Gelar Lomba Baca Puisi untuk Generasi Muda

Ia mengaku terkesan karena di kampus itu terdapat dosen asal Papua yang aktif memperkenalkan budaya Papua di Maluku Tenggara.

“Yang menarik, ada dosen Papua di STIS yang berperan menghidupkan tarian Papua di sini. Harapan kami, dua atau tiga tahun ke depan, budaya Papua bisa semakin berkembang juga di tanah Kei,” ujar Alfo.

Bagi mahasiswa, sesi berbagi tersebut menjadi pengalaman berharga. Endang Tunyanan, salah satu peserta dari UKM Tari, menyebut pertemuan itu memberi motivasi baru.

“Kita belajar banyak dari teman-teman TIFA Creative. Ke depan, semoga bisa saling belajar dan saling mendukung dalam mengembangkan tarian dan budaya masing-masing,” ucap Endang.

Melalui pertemuan singkat namun bermakna ini, baik TIFA Creative maupun STIS Mutiara Tual bersepakat untuk terus membuka ruang kolaborasi budaya antardaerah.

Semangat lintas wilayah itu diharapkan menjadi jembatan bagi generasi muda Papua dan Maluku Tenggara dalam merawat serta memperkaya khazanah budaya Nusantara.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Data Anak Putus Sekolah Tak Akurat, Dinas Pendidikan Mimika Rekap Ulang
40 Siswa SD Jayapura Belajar Tangani Cacingan hingga Kesehatan Gigi dan Mulut
Hindari Tumpang Tindih, Pemkab Mimika Minta YPMAK Fokus ke Mahasiswa OAP
Menolak Lupa Sejarah: Anak-Anak Sekolah Belajar Warisan Leluhur di Ekowisata Mangrove Pigapu
SPMB 2026 Dibuka, SMP Negeri 7 Mimika Siapkan Kuota 256 Siswa
Ribuan Pelajar Padati Hari Pertama Pendaftaran SMAN 1 Mimika, Sistem Antrean Membeludak
Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka
Rumah Pintar Hadir di Pedalaman Puncak Jaya, Buka Akses Belajar Anak-anak Papua

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:49 WIT

Data Anak Putus Sekolah Tak Akurat, Dinas Pendidikan Mimika Rekap Ulang

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:06 WIT

40 Siswa SD Jayapura Belajar Tangani Cacingan hingga Kesehatan Gigi dan Mulut

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:12 WIT

Hindari Tumpang Tindih, Pemkab Mimika Minta YPMAK Fokus ke Mahasiswa OAP

Senin, 29 Juni 2026 - 09:57 WIT

Menolak Lupa Sejarah: Anak-Anak Sekolah Belajar Warisan Leluhur di Ekowisata Mangrove Pigapu

Senin, 22 Juni 2026 - 14:54 WIT

SPMB 2026 Dibuka, SMP Negeri 7 Mimika Siapkan Kuota 256 Siswa

Berita Terbaru