Ratusan Pelajar Mimika Ikut Pembinaan Kesenian, Perkuat Pelestarian Budaya Lokal

Ahmad

Senin, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan siswa dari SMP/SMA sederajat di Timika hadiri seremoni pembukaan kegiatan pembinaan kesenian di Hotel Cartensz Timika, Senin (17/11/2025). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

i

Ratusan siswa dari SMP/SMA sederajat di Timika hadiri seremoni pembukaan kegiatan pembinaan kesenian di Hotel Cartensz Timika, Senin (17/11/2025). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA — Sebanyak 192 pelajar dari 24 SMP dan SMA sederajat di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, mengikuti kegiatan pembinaan kesenian masyarakat yang dibuka secara resmi di Hotel Cartensz, Senin (17/11/2025).

Program ini digelar oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Mimika sebagai upaya mencetak generasi muda yang kreatif sekaligus berperan aktif melestarikan budaya daerah.

Sekretaris Disparbudpora Mimika, Santy Sondang, dalam laporannya menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mengangkat nilai-nilai kekayaan budaya lokal melalui pelatihan seni musik, kerajinan tangan, serta tari tradisional.

“Kegiatan ini juga bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, sportivitas dan semangat juang bagi siswa-siswi dalam melestarikan kesenian budaya lokal,” ujarnya.

Baca Juga :  MRP Minta Kursi Legislatif Berpihak pada Orang Asli Papua

Santy menambahkan, pembinaan berlangsung selama enam hari, mulai 17 hingga 22 November 2025, dan diharapkan menjadi sarana bagi peserta untuk mengembangkan kreativitas sekaligus mempersiapkan diri menuju berbagai event seni di tingkat lokal, nasional, hingga internasional.

Sementara itu, Kepala Disparbudpora Mimika, Elisabeth Cenawatin, menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme para pelajar yang hadir. Ia menyebut semangat mereka sebagai indikator positif bahwa generasi muda Mimika memiliki kepedulian terhadap warisan budaya leluhur.

“Pada era milenial ini di mana teknologi berkembang pesat, pemanfaatan teknologi informasi dalam pengembangan seni sangatlah mungkin dan perlu dilakukan,” kata Elisabeth. “Namun, jangan sampai kemajuan teknologi ini membuat kita melupakan akar budaya kita.”

Baca Juga :  JOEL Ajak Semua Paslon Ciptakan Pilkada Damai di Mimika

Elisabeth menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara tradisi dan inovasi agar seni lokal tetap relevan dengan perkembangan zaman. Ia juga berpesan agar peserta memanfaatkan pelatihan ini sebagai momentum untuk mengasah bakat, memperkaya pengalaman, dan menciptakan karya seni berkualitas.

Para pelajar diharapkan dapat menjadi duta budaya yang mampu memperkenalkan dan mempromosikan kesenian Mimika ke berbagai level, baik regional, nasional, maupun internasional.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Film “Teman Tegar Maira”, Suara Lirih Papua di Tengah Ancaman Deforestasi
Era Modern dan Peran Generasi Muda Lestarikan Budaya Kamoro
‘Tabola Bale’ Meledak di AMI Awards 2025: Lagu Cinta dari Timur yang Taklukan Panggung Nasional
Mince Pakage dan Noken Agya: Menenun Kasih, Merajut Warisan dari Hutan Papua
Gelar Rapat Kerja, Dekranasda Kabupaten Mimika: Produk Budaya Lokal Harus Berdaya Saing
Hadir di TIFA 2025, Kabupaten Deiyai Raih 3 Nominasi Terbaik
Elpama Prison dan Skena Hip Hop di Balik Jeruji Besi
PTFI Hadirkan Seniman Kamoro di Festival Noken Tanah Papua 2024 di Jakarta

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 04:15 WIT

Film “Teman Tegar Maira”, Suara Lirih Papua di Tengah Ancaman Deforestasi

Rabu, 26 November 2025 - 01:33 WIT

Era Modern dan Peran Generasi Muda Lestarikan Budaya Kamoro

Kamis, 20 November 2025 - 09:14 WIT

‘Tabola Bale’ Meledak di AMI Awards 2025: Lagu Cinta dari Timur yang Taklukan Panggung Nasional

Senin, 17 November 2025 - 20:28 WIT

Ratusan Pelajar Mimika Ikut Pembinaan Kesenian, Perkuat Pelestarian Budaya Lokal

Senin, 20 Oktober 2025 - 07:43 WIT

Mince Pakage dan Noken Agya: Menenun Kasih, Merajut Warisan dari Hutan Papua

Berita Terbaru

Solidaritas Merauke melakukan aksi spontan pada saat pelaksanaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Hiad Sai, Merauke, Papua Selatan, Jumat (30/1/2026). (Foto: Istimewa/Solidaritas Merauke)

Suara

Solidaritas Merauke Desak Gereja Suarakan Penghentian PSN

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:32 WIT