Balap Liar Marak Saat Ramadan, Sat Lantas Polres Mimika Turunkan Tim Khusus

Ahmad

Senin, 2 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Lantas Polres Mimika AKP Burhanudin Buton. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Kasat Lantas Polres Mimika AKP Burhanudin Buton. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Aksi balap liar yang marak terjadi selama bulan suci Ramadan di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, akhirnya mendapat respons tegas dari aparat kepolisian.

Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Mimika resmi membentuk tim khusus untuk menyisir dan menertibkan titik-titik rawan yang kerap dijadikan arena adu kecepatan ilegal.

Langkah ini diambil menyusul meningkatnya keluhan masyarakat yang merasa terganggu, terutama pada jam-jam pelaksanaan ibadah malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasat Lantas Polres Mimika, AKP Burhanudin Buton, menegaskan bahwa pembentukan tim tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan warga yang menginginkan suasana Ramadan tetap aman dan kondusif.

“Jadi tim ini yang nantinya turun ke lokasi untuk membubarkan sekaligus mengamankan situasi seperti yang mulai marak di Jalan Bandara Lama dan Hasanuddin,” ujar AKP Burhanudin, Senin (2/3/2026).

Baca Juga :  KKB Tembak Tukang Ojek di Puncak Jaya, Korban Meninggal Dunia

Berdasarkan pemetaan kepolisian, sejumlah ruas jalan yang kerap dijadikan lokasi balap liar antara lain Jalan Bandara Mozes Kilangin (Bandara Lama), Jalan Yan Magal atau kawasan Bundaran Petrosea tembusan Bandara Baru, serta Jalan Hasanuddin.

Dalam operasi awal yang digelar, petugas mengamankan sedikitnya lima unit sepeda motor. Selain terlibat aksi balap liar, kendaraan tersebut juga ditemukan melanggar aturan teknis.

“Lima motor yang kami amankan terbukti menggunakan knalpot brong dan tidak memiliki kelengkapan surat-surat. Tim ini akan terus turun ke lokasi untuk membubarkan sekaligus mengamankan situasi,” tegasnya.

Baca Juga :  Dua Orang Meninggal Ditembak OPM di Puncak Papua Tengah

Kendaraan yang disita hanya dapat diambil pemiliknya dengan persyaratan ketat. Pemilik diwajibkan membawa dokumen resmi, seperti STNK atau BPKB, serta mengganti knalpot bising dengan knalpot standar di Kantor Sat Lantas.

AKP Burhanudin juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak-anak mereka, khususnya pada malam hari selama Ramadan.

“Kami ingin masyarakat merasa aman dan nyaman saat menjalankan ibadah. Pengawasan orang tua sangat penting agar anak-anak tidak ikut-ikutan balap liar. Kegiatan penindakan ini akan terus kami laksanakan secara konsisten,” pungkasnya.

Penindakan ini diharapkan tidak hanya memberikan efek jera, tetapi juga menciptakan rasa aman bagi masyarakat Mimika agar dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang dan khusyuk.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Ungkap Kronologi Penganiayaan di Jalan Perintis Timika
Polemik Pemilihan Ketua RT di Mimika, Lurah Perintis Resmi Diadukan ke 5 Instansi
8 Anggota OPM Kiwirok Kembali ke NKRI, Warga Sambut Harapan Baru Perdamaian Papua
Polisi Tangkap Pelaku Begal Ponsel di Mimika Kurang dari 24 Jam
Kejari Mimika Selidiki Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah di Hoya Senilai Rp8,7 Miliar
Begal Merajalela di Mimika, Polres Bentuk Tim Khusus
Polisi Selidiki Dugaan Jaringan Narkoba di Jalan Pattimura Timika
Polres Mimika Musnahkan Sabu Rp900 Juta, Tren Narkoba Melonjak Tajam

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:35 WIT

Polisi Ungkap Kronologi Penganiayaan di Jalan Perintis Timika

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:06 WIT

Polemik Pemilihan Ketua RT di Mimika, Lurah Perintis Resmi Diadukan ke 5 Instansi

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:53 WIT

8 Anggota OPM Kiwirok Kembali ke NKRI, Warga Sambut Harapan Baru Perdamaian Papua

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:45 WIT

Polisi Tangkap Pelaku Begal Ponsel di Mimika Kurang dari 24 Jam

Senin, 8 Juni 2026 - 15:31 WIT

Kejari Mimika Selidiki Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah di Hoya Senilai Rp8,7 Miliar

Berita Terbaru