Kelanjutan Operasional Pusling Jalur Udara Masih Menunggu Hasil Investigasi

Senin, 13 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Renold Ubra

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Renold Ubra

Timika – Pasca insiden helikopter yang terjadi beberapa waktu lalu, operasional Puskesmas Keliling (Pusing) jalur udara di Kabupaten Mimika dihentikan untuk beberapa waktu ke depan.

Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Renold Ubra saat ditemui di pelataran Kantor Pusat Pemerintahan SP3 menjelaskan bahwa pihaknya saat ini sedang menunggu hasil investigasi terkait penyebab kecelakaan tersebut.

“Kami masih menunggu laporan dari PT Unitrade Persada Nusantara dan Daerah Zona termasuk dari KNKP (Komite Nasional Keselamatan Pasien) untuk mengetahui penyebab (kecelakaan) secara pasti itu apa,” ujarnya, Senin (13/6/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang jelas bagaimana seluruh tahapan hingga terjadi proses kecelakaan itu pasca kecelakaan kami harus menyiapkan data-datanya,” imbuhnya.

Dengan hasil laporan tersebut, terang Renold, barulah akan ditetapkan kontrak kerja sama tersebut bakal berlanjut ataukah akan diganti.

Baca Juga :  Pimpinan OPD Diingatkan Kerja Sesuai Aturan, Salah Langkah Diambil Satu-Satu

“Dan tentunya kami juga akan meminta arahan dan petunjuk lebih lanjut dari pimpinan daerah untuk penetapan tersebut,” tuturnya.

Selanjutnya Renold menjelaskan dalam kontrak kerja sama antara Pemkab Mimika dengan PT Unitrade Persada Nusantara dan Daerah Zona, ditetapkan masa operasinya selama satu tahun.

“Jadi skema kerja samanya adalah untuk tahun 2022 kami menandatangani pekerjaan sampai akhir tahun, tetapi skema pembayarannya per trip. Jadi mengikuti DPA kami,” jelasnya.

“Tahapan pembayaran sudah ada ke triwulan kedua atau semester satu. Nah ini tinggal lanjutannya. Tapi kami masih menunggu, tentu saja karena kecelakaan kemarin. Jadi tidak terburu-buru karena mesti menunggu hasil investigasi dari berbagai pihak,” tandasnya melanjutkan.

Di samping itu, Renold juga menyampaikan bahwa untuk sementara waktu Pemkab Mimika akan berkordinasi dengan beberapa pihak untuk membantu menjalankan pelayanan yang telah dijadwalkan.

Baca Juga :  Keterbatasan Kuota, Distanbun Mimika Batasi Pembagian Pupuk Subsidi

“Hari ini kan terjadwal untuk kami punya teman-teman ini sudah harus dijemput termasuk barang logistik. Nah kami akan melakukan komunikasi dengan berbagai pihak agar pelayanan ini tetap bisa berjalan,” kata Renold.

Untuk diketahui, saat ini rata-rata korban dalam insiden kemarin telah selesai menjalani pengobatan di rumah sakit. Tersisa satu bayi yang masih dirawat.

“Kalau boleh dikatakan semua pasien sudah pulang. Dari 10 korban, yang tersisa mendapatkan perawatan itu satu bayi. Bayi tersebut juga masih dalam keadaan stabil,” ungkapnya.

“Nanti ketika semua penanganan selesai baru kami coba melanjutkan kembali program ini, karena program ini memang harus terus berjalan,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polusi Debu dan Asap di Mimika, Bupati Perintahkan Penanganan Darurat Udara
76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ
Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu
Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik
Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu
Kesbangpol Mimika Gelar Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Pancasila dalam Keluarga
Lima Personel BPBD Mimika Disiapkan Jadi Tim Rescue Profesional
Tingkatkan Kesiapsiagaan, BPBD Mimika Bekali 50 Peserta Mitigasi Bencana

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 15:14 WIT

Polusi Debu dan Asap di Mimika, Bupati Perintahkan Penanganan Darurat Udara

Jumat, 11 September 2026 - 15:29 WIT

76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ

Rabu, 9 September 2026 - 18:39 WIT

Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu

Kamis, 3 September 2026 - 16:53 WIT

Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik

Rabu, 2 September 2026 - 19:01 WIT

Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu

Berita Terbaru

Proses evakuasi salah satu korban penyanderaan KKB di Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Hukrim

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Senin, 14 Sep 2026 - 15:25 WIT