Pemda Mimika Tatap Muka Bersama Stakeholder Terkait Bahas Eksportir Hasil Laut

Kamis, 24 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Bupati Mimika, Johannes Rettob didampingi Pj Sekretaris Daerah Mimika, Petrus Yumte pimpin pertemuan bahas eskportir hasil laut di Mimika yang dilaksanakan di ruang rapat lantai III Kantor Bupati Mimika, Rabu (23/11/2022).

Plt Bupati Mimika, Johannes Rettob didampingi Pj Sekretaris Daerah Mimika, Petrus Yumte pimpin pertemuan bahas eskportir hasil laut di Mimika yang dilaksanakan di ruang rapat lantai III Kantor Bupati Mimika, Rabu (23/11/2022).

MIMIKA – Plt. Bupati Mimika, Johannes Rettob, S. Sos., M.M., memimpin rapat terbatas bersama para pengusaha ekspor dan maskapai penerbangan terkait dengan menurunnya ekspor komoditas hasil laut Mimika di ruang rapat lantai 3 Gedung A Kantor Bupati Mimika, Rabu, (23/11/2022).

Rapat yang diinisiasi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika ini turut mengundang pemangku kepentingan seperti Syahbandar, KPLP Poumako, Balai Karantina Pertanian Wilayah Kerja Mimika, Dinas Perikanan dan Kelautan Mimika dan instansi terkait lainnya. Bertempat di

Kepala Disperindag Mimika, Petrus Palliamba’, mengatakan rapat ini dilaksakan untuk menggali persoalan-persoalan yang dihadapi eksportir hasil laut Mimika selama ini, di mana dalam beberapa bulan terakhir telah terjadi penurunan ekspor hasil laut Mimika ke luar negeri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi memang kami buat rapat ini dengan mengundang pihak-pihak terkait agar bisa mengetahui persoalan yang dihadapi dan mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan persoalan tersebut,” jelas Petrus saat diwawancarai seusai pertemuan.

Baca Juga :  17 Miliar Untuk Bangun Kantor Ketahanan Pangan, Yulius Koga: Jangan Seperti Gedung Sekolah

Lanjut Petrus, rapat ini juga diharapkan dapat kembali mendorong eksportir dan instansi terkait agar saling bekerja sama dalan memenuhi permintaan pasar luar negeri akan hasil laut Mimika yang semakin tinggi.

Plt. Bupati Mimika, Johannes Rettob mengatakan, dari hasil pertemuan ini telah ditemukan persoalan, yakni di tingkat nelayan, proses penanganan hasil laut seperti Udang tidak memenuhi standar yang diharapkan.

Selain itu, adanya regulasi baru dari Kementerian Kelautan yang mengubah peraturan hasil laut khususnya kepiting (karaka) layak ekspor, dari berat menjadi ukuran yang boleh dikirim ke luar negeri.

“Untuk persoalan ini saya minta kepada Kepala Dinas Perikanan untuk coba membuat surat kepada Kementerian Kelautan agar khusus di Mimika ada pengecualian,” jelas Plt Bupati.

Baca Juga :  Disnakertrans Mimika Buka Posko Pengaduan Pembayaran THR di Diana Mall

Sementara dari sisi penanganan hasil tangkapan, Plt Bupati berharap menjadi tanggung jawab semua pihak, baik pemerintah, pengepul, atau bahkan eksportir untuk bisa memberikan sosialisasi dan penyuluhan agar dari tingkatan nelayan, kualitas hasil tangkap betul-betul diperhatikan sehingga layak ekspor.

Plt Bupati menambahkan, terkhusus untuk instansi terkait yang memiliki kewenangan untuk mengeluarkan dokumen ekspor agar dapat membantu dan menjemput bola apa saja yang menjadi persoalan eksportir sehingga terjadi penurunan.

“Itu yang menjadi tugas kita sebagai pemerintah. Melayani kebutuhan masyarakat. Kita sudah menemukan persoalan-persoalan dari eksportir, nanti kita coba lihat agar kedepan ekspor kita kembali membaik bahkan meningkat,” tuturnya.

Untuk diketahui, komoditas hasil laut Mimika yang selama ini diekspor ke luar negeri adalah Udang dan Kepiting dengan negara tujuan antara lain Singapura, Malaysia, dan Jepang.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sertijab Wania: Ria Mandiwa Lanjutkan Program, Sorotan pada Bantuan Rumah OAP
Lenis Kogoya Dorong Pelibatan Masyarakat Adat Kelola Dapur MBG di Papua Tengah
Usai RDP, DLH Mimika Siapkan BPJS JHT dan Tambahan APD untuk Petugas Kebersihan
Persido Dogiyai Tahan Persipuja 0-0, Bidik Kemenangan atas Persintan
Musrenbang RKPD 2026 Distrik Kwamki Narama Himpun 167 Usulan Program Pembangunan
Menanti Strategi Jitu Pembangunan Distrik Jita dari Hasil Musrenbang 2026
Musrenbang Distrik Jita, Fransiskus Bokeyau Tekankan Skala Prioritas Pembangunan 2026
Musrenbang 2026, Kelurahan Otomona Usulkan 16 Program Pembangunan, Prioritas Infrastruktur

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 21:21 WIT

Sertijab Wania: Ria Mandiwa Lanjutkan Program, Sorotan pada Bantuan Rumah OAP

Jumat, 13 Maret 2026 - 06:07 WIT

Lenis Kogoya Dorong Pelibatan Masyarakat Adat Kelola Dapur MBG di Papua Tengah

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:16 WIT

Usai RDP, DLH Mimika Siapkan BPJS JHT dan Tambahan APD untuk Petugas Kebersihan

Senin, 9 Maret 2026 - 23:40 WIT

Persido Dogiyai Tahan Persipuja 0-0, Bidik Kemenangan atas Persintan

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:24 WIT

Musrenbang RKPD 2026 Distrik Kwamki Narama Himpun 167 Usulan Program Pembangunan

Berita Terbaru