Pemprov Papua Tengah dan Polda Papua Teken MoU Perekrutan Bintara Polri

Jefri Manehat

Kamis, 30 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan MoU antara Pemprov Papua Tengah dan Polda Papua di Aula Rastra Samara Polda Papua, Kota Jayapura, Kamis (30/5/2024) dalam rangka penerimaan Bintara Polri (Foto: Istimewa)

Penandatanganan MoU antara Pemprov Papua Tengah dan Polda Papua di Aula Rastra Samara Polda Papua, Kota Jayapura, Kamis (30/5/2024) dalam rangka penerimaan Bintara Polri (Foto: Istimewa)

JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menjalin Memorandum Of Understanding (MoU) dengan Kepolisian Daerah (Polda) Papua, mengenai perekrutan Bintara Polri Tahun 2024. Jalinan kerjasama berlangsung di Aula Rastra Samara Polda Papua, Kota Jayapura, Kamis (30/5/2024).

MoU tersebut tertuang dalam penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang dilakukan langsung oleh Penjabat Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk bersama Wakapolda Papua, Brigjen Pol Patrige Rudolf Renwarin.

Ribka Haluk dalam pertemuan itu menyatakan pertemuan kedua pihak sudah dinantikan oleh masyarakat Papua Tengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyatakan pula, Pemprov Papua Tengah terus mencari solusi yang strategis agar pihaknya terus memberikan lapangan pekerjaan kepada para anak-anak muda salah satunya lewat penerimaan Bintara Polri.

Ribka menyebut jumlah pengangguran di Papua Tengah, berdasarkan data, cukup tinggi. Pihaknya terus melakukan kerja sama dengan stakeholder maupun institusi swasta untuk mengurangi pengangguran.

“Ini merupakan momen penting bagi kami dalam menyiapkan dan juga kami mendorong para anak muda kita agar masuk ke jajaran Polri maupun TNI,” ungkap Ribka Haluk.

Baca Juga :  Pemkab Mimika Bakal Terbitkan SK Bupati Tetapkan Harga Air Galon Isi Ulang

Ia menegaskan pemerintah juga terus meningkatkan kerja sama bidang pendidikan, melalui universitas maupun yayasan guna menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) Papua Tengah yang tangguh di masa mendatang.

Menurutnya, anak-anak muda Papua belum memiliki keterampilan mumpuni untuk memasuki dunia usaha secara mandiri juga belum terampil untuk melakukan aktivitas wiraswasta.

“Sehingga mengajak anak-anak muda memasuki dunia pemerintahan sangat penting, termasuk memberikan mereka kesempatan mengabdikan diri kepada negara melalui institusi Polri,” tegasnya.

Selain itu, Polri dinilainya mempunyai jalan keluar yang sangat baik dan pihaknya sangat mengapresiasi kinerja dan memberikan kesempatan kepada para anak muda Papua Tengah agar dapat menyiapkan mereka karakter yang baik dan sehat.

“Saya harap ke depan dengan penandatangan ini dapat berjalan dengan baik dan semoga di tahun mendatang kami bisa mendapat kuota tambahan lagi sehingga kita dapat bersama-sama menyongsong menuju Indonesia Emas,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakapolda Papua, Brigjen Pol Patrige Rudolf Renwarin mengatakan jumlah anggota Polri di Polda Papua saat ini belum memenuhi kuota, sehingga untuk pemenuhan jumlah anggota di empat Provinsi di Tanah Papua. Maka dari itu, pada tahun ini, Polri menyelenggarakan rekrutmen sebanyak 2.000 calon Bintara baru.

Baca Juga :  Perizinan Kembali Terbitkan Persetujuan Bangunan Gedung

“Tentunya ada yang berbeda dari rekrutmen saat ini, karena calon Bintara yang akan dididik menjadi Anggota Polri diutamakan untuk Orang Asli Papua (OAP) dan anak yang lahir di Papua, sehingga nantinya diharapkan tidak ada yang minta pindah keluar,” tuturnya.

Lebih lanjut, Brigjen Patrige Renwarin mengucapkan terima kasih kepada Pj Gubernur Papua Tengah beserta jajaran karena bersedia mendukung dan bekerjasama dengan Polri dalam pelaksanaan rekrutmen ini.

Ia yakin kerjasama yang terjalin antara ke dua pihak merupakan salah satu bentuk awal dalam rangka penerimaan anggota Polri yang lebih transparan dan terbuka.

“Saya juga berharap kerjasama seperti ini dapat terus dilakukan sehingga nantinya apa yang dicita-citakan pemerintah untuk menjadikan Papua setara dengan Provinsi lainnya dapat terwujud,” tandas mantan Wakapolda Papua Barat tersebut.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tinjau Pos Beoga, Kaskogabwilhan III: Prajurit Harus Profesional dan Humanis
Gandeng Uncen, BRIDA Mimika Garap Kajian Sosial Budaya Pemanfaatan Tailing Freeport
Disdukcapil Mimika Sosialisasikan Permendagri Nomor 10 Tentang Sistem Manajemen Keamanan Data
Percepat Kesejahteraan Masyarakat Papua, Pemerintah Cetak 2.000 hektar Sawah
Dinsos Mimika Fokus Pulihkan Masa Depan Anak Putus Sekolah Lewat Pelatihan Keterampilan
Kemenhaj Papua: 823 Jemaah Haji Asal Papua Tiba di Tanah Air
Disdukcapil Mimika Jemput Bola di Kawasan Pesisir Agimuga: 100 Persen Warga Dua Kampung Kini Kantongi Adminduk
Menuju Wilayah Bebas Korupsi, Dukcapil Mimika Masuk Penilaian Zona Integritas Nasional

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:17 WIT

Tinjau Pos Beoga, Kaskogabwilhan III: Prajurit Harus Profesional dan Humanis

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:32 WIT

Gandeng Uncen, BRIDA Mimika Garap Kajian Sosial Budaya Pemanfaatan Tailing Freeport

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:44 WIT

Disdukcapil Mimika Sosialisasikan Permendagri Nomor 10 Tentang Sistem Manajemen Keamanan Data

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:41 WIT

Percepat Kesejahteraan Masyarakat Papua, Pemerintah Cetak 2.000 hektar Sawah

Senin, 29 Juni 2026 - 23:38 WIT

Dinsos Mimika Fokus Pulihkan Masa Depan Anak Putus Sekolah Lewat Pelatihan Keterampilan

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi (kiri), dan Vice President Government Relations PT Freeport Indonesia, Lenny Josephina (kanan), menandatangani Berita Acara Serah Terima hibah 11 kilometer pipa HDPE di area operasional dataran rendah PTFI, Mile 34, Mimika, Papua Tengah, Kamis, 9 Juli 2026. Dok. PTFI

Freeport

PTFI Serahkan Hibah 11 Km Pipa HDPE ke Pemkab Mimika

Jumat, 10 Jul 2026 - 14:39 WIT