Jabat Ketua Pembina Posyandu, Manikem Tumiran Perkuat Sinergitas Sukseskan Program Prioritas

Valentine M. Patalle

Selasa, 23 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj TP-PKK Kabupaten Puncak Jaya, Manikem Tumiran, menjabat Ketua Pembina Posyandu Tingkat Kabupaten. (Foto: Istimewa/Prokompim Punca Jaya)

Pj TP-PKK Kabupaten Puncak Jaya, Manikem Tumiran, menjabat Ketua Pembina Posyandu Tingkat Kabupaten. (Foto: Istimewa/Prokompim Punca Jaya)

NABIRE – Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Puncak Jaya, Manikem Tumiran, bersama empat Ketua TP-PKK Kabupaten lainnya di Provinsi Papua Tengah resmi dilantik sebagai Ketua Pembina Posyandu Tingkat Kabupaten.

Pelantikan yang ditandai dengan penyematan selempang oleh Pj Ketua TP-PKK Provinsi Papua Tengah, Yosina Anwar Damanik, itu berlangsung di Aula Kantor Gubernur Papua Tengah, Selasa (23/04/2024).

Adapun tema sentral yang diusung dalam kegiatan itu yakni “Sinergitas Tim Penggerak PKK Provinsi dan Kabupaten di wilayah Provinsi Papua Tengah Menuju Keluarga Sejahtera”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yosina dalam kesempatan itu, mengucapkan selamat kepada para Ketua TP-PKK yang telah dilantik sebagai Ketua Pembina Posyandu Tingkat Kabupaten.

Dia berharap pelantikan yang dilakukan bersamaan dengan momentum Rakorda TP-PKK se-Provinsi Papua Tengah Tahun 2024 ini dapat dijadikan sebagai upaya peningkatan dan pengembangan 10 program pokok PKK.

Baca Juga :  Berubah Wujud Jadi Satu Sehat, Aplikasi PeduliLindungi Tidak Lagi Hanya Terkait COVID-19

“Yang mana difokuskan juga pada upaya membangun sinergitas antar PKK Provinsi dengan Kabupaten beserta Dinas Kesehatan dan Organisasi Kemasyarakatan yang membidangi lainnya,” ujarnya.

Senada dengan itu, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, Sumber Daya Manusia, dan Pengembangan Otonomi Khusus Provinsi Papua Tengah, Ukkas, juga mengatakan bahwa dalam mengatasi angka stunting, dibutuhkan sinergi antara PKK dan Pemerintah Daerah.

“Peran PKK sangat strategis sebagai pendamping dan partner kerja pemerintah sehingga setiap program dan rencana kerja pemerintah bisa terwujud lebih cepat dan lebih baik,” ujarnya.

Manikem Tumiran selaku Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Puncak Jaya pun menekankan pentingnya kerja sama demi menyukseskan berbagai program yang telah ditargetkan.

“Marilah kita bekerja sama, menjalin sinergi, dan kolaborasi dengan semua pihak untuk menyukseskan program-program yang sudah ditargetkan dalam transformasi ini,” ucap Manikem.

Baca Juga :  Perubahan Iklim Global: Ketika Iklim Menghangat, Malaria Menguat di Mimika

Manikem berharap Posyandu dapat betul-betul menunjukkan perannya untuk bersinergi dengan pemerintah dan gerakan PKK dalam pembangunan kesehatan terutama dalam penanggulangan stunting serta angka kematian ibu dan anak yang saat ini tengah menjadi prioritas.

“Mari kita bersama-sama memajukan Posyandu. Keberhasilan Posyandu tentunya tidak bisa kita capai sendiri, melainkan dengan kerja sama Posyandu yang ada di setiap desa,” imbuhnya.

Kegiatan pelantikan ini pun dilanjutkan dengan diskusi interaktif dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah dan Persagi terkait sinergitas PKK dan Dinas Kesehatan dalam rangka penurunan angka stunting di Papua Tengah, serta paparan gambaran singkat kegiatan 8 kabupaten yang berfokus pada stunting di tahun 2023 dan rencana 2024.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Evaluasi Program Pusjaki dan Kaka Sehat, Dinkes Mimika Tekankan Hal Ini
Dinkes Mimika Perkuat Mutu Layanan Kesehatan Melalui Pelatihan ILP dan Orientasi Keselamatan Pasien
6 Puskesmas Pelosok Mimika Lulus Penilaian BLUD
Dinas Kesehatan Mimika Uji Kelayakan 6 Puskesmas Pesisir dan Pegunungan Jadi BLUD
Tekan Risiko Kanker Serviks, Loka POM Mimika Tuntaskan Vaksinasi HPV bagi 300 Perempuan
Dinkes Mimika Gandeng RSUD dan RSMM Jalankan Program MCU, Skema Subsidi Masih Dikaji
DPRK Soroti Kekosongan Pimpinan Puskesmas Jita, Kapus Bantah Ada Biaya Rujukan Pasien
Dua Kasus Kaki Gajah Ditemukan di Timika, Dinkes Mimika Kejar Target Bebas Filariasis 2030

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:02 WIT

Evaluasi Program Pusjaki dan Kaka Sehat, Dinkes Mimika Tekankan Hal Ini

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:10 WIT

Dinkes Mimika Perkuat Mutu Layanan Kesehatan Melalui Pelatihan ILP dan Orientasi Keselamatan Pasien

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:52 WIT

6 Puskesmas Pelosok Mimika Lulus Penilaian BLUD

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:08 WIT

Dinas Kesehatan Mimika Uji Kelayakan 6 Puskesmas Pesisir dan Pegunungan Jadi BLUD

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:46 WIT

Tekan Risiko Kanker Serviks, Loka POM Mimika Tuntaskan Vaksinasi HPV bagi 300 Perempuan

Berita Terbaru

Kepala BPBJ Mimika, Anton Pasoro. (Foto: Istimewa)

Pemerintahan

76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ

Jumat, 11 Sep 2026 - 15:29 WIT

Tim Satuan Reskrim Polres Mimika melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dugaan pembunuhan seorang warga di area belakang Indekos Warna Warni, Jalan Kelimutu, Timika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Seorang Pria Ditemukan Tewas dalam Indekos di Mimika

Kamis, 10 Sep 2026 - 15:16 WIT