Jubir OPM: Egianus Segera Kembali ke Nduga, Jangan Asal Perang Tanpa Komando

Endy Langobelen

Jumat, 6 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom. (Foto: Istimewa/TPNPB-OPM)

Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom. (Foto: Istimewa/TPNPB-OPM)

JAYAWIJAYA — Ketegangan internal dalam tubuh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB) semakin memuncak.

Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, pada Jumat (6/6/2025) menyampaikan pernyataan tegas dari Markas Pusat Manajemen TPNPB kepada Egianus Kogoya yang saat ini sedang beroperasi melaksanakan perang tanpa komando di Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Dalam pernyataannya, Sebby menyebut telah menerima laporan langsung dari Komandan Operasi Kodap III Ndugama Derakma, Perek Jelas Kogoya, serta Wakil Komandan Operasi melalui pesan video dan telepon pada 5 dan 6 Juni 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Intinya, mereka menolak langkah Egianus memulai perang di Wamena tanpa menyelesaikan konflik internal terlebih dahulu, terutama menyangkut pembebasan pilot yang dilakukan tanpa konsensus bersama.

“Kami ditipu. Pilot diserahkan dengan janji uang Rp25 miliar dan iming-iming kemerdekaan Papua. Tapi semua bohong. Itu kesepakatan sepihak antara Egianus dan keluarga Edison Gwijangge,” kata Sebby menyampaikan keluhan dari pihak Ndugama.

Baca Juga :  Satu Anggota Koramil Gugur Ditembak KKB di Puncak Papua Tengah

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa keputusan untuk menyerahkan pilot kepada pihak musuh adalah kesalahan besar. Bahkan, menurut Sebby, hal tersebut telah menurunkan kredibilitas TPNPB di mata media internasional.

“Sekarang media-media kredibel tidak mau wawancara lagi. Mereka anggap kita tidak konsisten. Janji kemerdekaan, tapi serahkan pilot ke musuh. Itu bukan harga pejuang, itu harga murahan,” ujarnya.

Dalam komunikasi telepon selama lebih dari satu jam dengan pasukan Kodap Ndugama, Sebby mengaku menerima permintaan agar Egianus segera kembali ke Ndugama untuk melakukan klarifikasi, evaluasi besar, dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada rakyat Papua.

Ia juga menegaskan bahwa hanya Manajemen Markas Pusat yang berwenang mengumumkan pernyataan perang, bukan Egianus secara sepihak.

“Jangan terbalik-balik. Bukan Egianus yang umumkan perang. Itu hak Manajemen Markas Pusat dan akan dibacakan Komandan Operasi Mayjen Lekagak Telenggen,” tegas Sebby.

Baca Juga :  Respon Cepat yang Terlambat: Drama Tahunan Banjir Mimika

Sebby juga mengungkapkan bahwa tindakan Egianus memulai serangan di Wamena, termasuk menargetkan warga sipil, diduga sebagai bentuk frustrasi pribadi terhadap janji-janji kosong Edison Gwijangge. Ia menyebut motivasi tersebut tidak memiliki dasar hukum perang yang kuat.

“Kalau karena emosi pribadi lalu main perang, itu bukan cara pejuang. Itu seperti anak kecil,” ucapnya.

Menutup pernyataannya, Sebby menyampaikan bahwa TPNPB telah menjalani reformasi struktural dan mempersiapkan kekuatan secara sistematis. Oleh karena itu, ia meminta seluruh komandan dan pasukan untuk kembali pada koordinasi resmi markas pusat, termasuk Egianus Kogoya.

“Egianus harus angkat kaki dari Wamena. Kembali ke honai perang di Ndugama, minta maaf, dan evaluasi. Setelah itu, kita baru bisa bicara soal perang,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

403 Pelajar Diduga Keracunan MBG, YKKMP: Jangan Abaikan Suara Anak Papua
Tokoh Adat Kamoro Bantah Pendangkalan Sipu-Sipu Akibat Tailing Freeport, Minta DPR Libatkan Pemilik Hak Ulayat
Aksi Mimbar Bebas, KNPB Timika Soroti Isu Kemanusiaan di Papua
Kepala Suku Yohan Dewelek Ajak Warga Paluga Jaga Keamanan dan Dukung Pemekaran Kampung
KNPI Kota Jayapura dukung Muara Tami Jadi Dapil Tersendiri
Rapper Cilik Nachyta Wakili Mimika di Expo Nasional Batam, Harap Dukungan Pemkab
Kepala Suku di Puncak Ajak Warga Jaga Keamanan Demi Masa Depan Pendidikan Anak
Silaturahmi dan Penyaluran Sembako, Tokoh Adat Puncak Dukung Bupati Jaga Keamanan demi Pembangunan

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:59 WIT

403 Pelajar Diduga Keracunan MBG, YKKMP: Jangan Abaikan Suara Anak Papua

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:46 WIT

Tokoh Adat Kamoro Bantah Pendangkalan Sipu-Sipu Akibat Tailing Freeport, Minta DPR Libatkan Pemilik Hak Ulayat

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:34 WIT

Aksi Mimbar Bebas, KNPB Timika Soroti Isu Kemanusiaan di Papua

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 20:38 WIT

Kepala Suku Yohan Dewelek Ajak Warga Paluga Jaga Keamanan dan Dukung Pemekaran Kampung

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:36 WIT

KNPI Kota Jayapura dukung Muara Tami Jadi Dapil Tersendiri

Berita Terbaru