Kalapas Nabire Pastikan 19 Napi Kabur, Begini Kronologinya

Endy Langobelen

Senin, 2 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Lapas Kelas IIB Nabire, Eddy Saputra, saat memberikan keterangan kepada awak media. (Foto: Istimewa/Achmad Yusran)

Kepala Lapas Kelas IIB Nabire, Eddy Saputra, saat memberikan keterangan kepada awak media. (Foto: Istimewa/Achmad Yusran)

NABIRE – Sebanyak 19 narapidana berhasil melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nabire, Papua Tengah, pada Senin pagi (2/6/2025) sekitar pukul 10.30 WIT.

Aksi pelarian ini disertai dengan penyerangan terhadap petugas jaga, mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka, dua di antaranya luka berat dengan kondisi jari hampir putus.

Kepala Lapas Kelas IIB Nabire, Eddy Saputra, saat diwawancarai awak media pada Senin sore menjelaskan bahwa insiden terjadi saat jam kunjungan warga binaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dua narapidana berpura-pura meminta izin untuk pergi ke bagian registrasi. Saat pintu dibuka oleh komandan jaga, satu orang langsung menyerang petugas dengan sebilah parang yang disembunyikan di balik pakaian. Serangan itu kemudian diikuti oleh gerombolan napi lainnya yang bergegas melarikan diri.

“Petugas kami saat itu jumlahnya minim. Tiga orang mengalami luka, dua luka berat dan satu ringan. Parang yang digunakan disembunyikan di balik baju, dan asalnya masih dalam penyelidikan,” ujar Kalapas Eddy.

Baca Juga :  Polisi Kembali Amankan Ratusan Liter Sopi di Pelabuhan Poumako Timika

Eddy juga menambahkan, pengamanan Lapas ke depan akan diperketat dan sinergi dengan TNI-Polri akan ditingkatkan.

Ia juga menyebutkan bahwa pihaknya tahun ini telah mendapat tambahan lima petugas baru, meski hingga kini mereka belum bertugas karena masih berada di kantor wilayah.

Sementara itu, Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, memastikan bahwa pihak kepolisian telah mengambil langkah cepat dalam merespons insiden ini.

Polisi langsung melakukan pengamanan situasi di sekitar Lapas bersama petugas Lapas dan telah menerima data lengkap identitas para napi yang kabur.

“Sebanyak 19 napi yang kabur sudah terdata. Kami akan segera terbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) yang dikeluarkan oleh pihak Lapas, karena status mereka adalah warga binaan, bukan tahanan dalam penyelidikan,” kata Kapolres Samuel.

Saat ini, Polres Nabire bersama Polda Papua Tengah dan TNI telah menyebar ke berbagai titik untuk mengejar para napi, termasuk melakukan penyekatan di wilayah Topo, KP3 Laut, dan Bandara Nabire.

Baca Juga :  Gempa 6,6 Guncang Nabire: Bandara Baru, Jembatan, dan Gereja Rusak

Kapolres juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak takut melapor jika mengetahui keberadaan napi yang kabur.

“Kalau melihat atau tahu informasi tentang para napi ini, segera sampaikan kepada kami. Kami jamin perlindungan terhadap masyarakat yang memberikan informasi,” tegasnya.

Menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan keterlibatan kelompok kriminal bersenjata (KKB), AKBP Samuel mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman dan akan menyampaikan informasi lebih lanjut setelah menerima data lengkap dari Lapas.

Hingga berita ini diterbitkan, dua dari tiga petugas yang terluka masih dirawat intensif di rumah sakit dan dijadwalkan menjalani operasi.

Polisi dan petugas Lapas terus bekerja sama untuk menangkap para napi yang melarikan diri dan menjaga situasi tetap kondusif di Nabire.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Olah TKP Pengrusakan Tembok Pagar Lahan Keuskupan Timika
Rumah Kos di Jalan Perintis Digerebek, Wanita Paruh Baya Ditangkap Bersama 36 Paket Sabu
Mediasi dengan Keluarga Korban, TNI Ungkap Kronologi Penembakan di Tembagapura
Operasi di Jayawijaya, Koops TNI Habema Amankan Senjata dan Munisi Diduga Milik OPM
Polres Mimika Musnahkan 420 Gram Sabu Senilai Rp1 Miliar
Sat Resnarkoba Polres Mimika Bongkar Pabrik Miras, Pelaku Raib di Balik Sungai
Kasus Begal Sadis di Bougenville Mimika Masuk Tahap II, Dua Tersangka Segera Disidangkan
Tiga Pria Diburu Polisi Usai Penganiayaan Maut di Belakang Grapari Timika

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:36 WIT

Polisi Olah TKP Pengrusakan Tembok Pagar Lahan Keuskupan Timika

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:15 WIT

Rumah Kos di Jalan Perintis Digerebek, Wanita Paruh Baya Ditangkap Bersama 36 Paket Sabu

Senin, 11 Mei 2026 - 22:30 WIT

Mediasi dengan Keluarga Korban, TNI Ungkap Kronologi Penembakan di Tembagapura

Senin, 11 Mei 2026 - 19:23 WIT

Operasi di Jayawijaya, Koops TNI Habema Amankan Senjata dan Munisi Diduga Milik OPM

Senin, 11 Mei 2026 - 15:25 WIT

Polres Mimika Musnahkan 420 Gram Sabu Senilai Rp1 Miliar

Berita Terbaru

Bangunan Gereja Katolik di Kampung ILS Poumako, Distrik Mimika Timur, Mimika, Papua Tengah, terbakar pada Rabu (27/5/2026) malam. (Foto: Istimewa/Tangkap layar video amatir warga)

Peristiwa

Gereja Katolik di Poumako Mimika, Papua Tengah Terbakar

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:29 WIT

Dinas Lingkungan Hidup bersama PT Freeport Indonesia melakukan pembersihan sungai yang di penuhi sampah. (Foto: Galeri Papua/Kevin Kurni)

Freeport

DLH Mimika dan Freeport Bersihkan Sungai Tersumbat Sampah

Rabu, 27 Mei 2026 - 02:15 WIT