Kasus Covid-19 Kembali Meningkat, Dinkes Mimika Imbau Masyarakat Tetap Tenang Patuhi Prokes

Benaz

Kamis, 5 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold R. Ubra, S. Si., M. Epid. (Foto: Galeri Papua/Benaz)

Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold R. Ubra, S. Si., M. Epid. (Foto: Galeri Papua/Benaz)

MIMIKA – Meningkatnya jumlah kasus Covid-19 di sejumlah negara Asia, termasuk Indonesia, kembali menjadi sorotan publik.

Menyikapi situasi tersebut, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) telah menerbitkan surat edaran resmi terkait peningkatan kewaspadaan terhadap lonjakan kasus Covid-19 di tanah air.

Menanggapi edaran tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika, Reynold Ubra, menegaskan bahwa pihaknya telah menerima dan langsung merespons instruksi dari Kemenkes.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dinkes Mimika pun telah mengaktifkan kembali sistem pemantauan serta tim gerak cepat guna mengantisipasi kemungkinan lonjakan kasus di wilayah tersebut.

“Surat edaran dari Kemenkes sudah kami terima dan langsung kami tindak lanjuti. Kami memiliki sistem surveilans yang hingga saat ini masih aktif berjalan, termasuk tim gerak cepat yang siap bertindak bila diperlukan,” ujar Reynold usai menghadiri apel Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di pelataran Graha Eme Neme Yauware, Timika, Papua Tengah, Kamis (5/6/2025).

Baca Juga :  Dinkes Mimika Gandeng RSUD dan RSMM Jalankan Program MCU, Skema Subsidi Masih Dikaji

Reynold menjelaskan bahwa sejauh ini belum ditemukan kasus Covid-19 dengan gejala berat di Mimika.

Kasus yang muncul umumnya tergolong ringan seperti batuk dan pilek, yang kemungkinan besar disebabkan oleh varian Omicron yang diketahui memiliki gejala lebih ringan dibandingkan varian sebelumnya.

“Kalau dari pernyataan resmi Kemenkes, varian yang beredar saat ini adalah Omicron. Jadi masyarakat tidak perlu panik karena gejalanya cenderung ringan,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan tingkat kekebalan masyarakat di Kabupaten Mimika sudah cukup tinggi. Hal ini dibuktikan dengan cakupan vaksinasi dosis pertama hingga ketiga yang telah mencapai 80 persen.

Baca Juga :  Pj Bupati Mappi Resmikan PKM Kabe Serta Tinjau Sejumlah Fasilitas yang Dibangun di Distrik Minyamur

Oleh karena itu, Reynold mengimbau masyarakat untuk tidak panik namun tetap waspada.

“Tidak perlu takut atau cemas. Yang perlu dikhawatirkan itu jika muncul gejala berat. Namun demikian, kami tetap mengingatkan agar masyarakat menjaga pola hidup sehat dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker dan mencuci tangan secara rutin,” ujarnya.

Dinas Kesehatan Mimika juga terus mendorong fasilitas kesehatan di wilayahnya untuk aktif menyosialisasikan kembali protokol kesehatan kepada masyarakat sebagai langkah preventif dalam menghadapi potensi lonjakan kasus di masa mendatang.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tekan Risiko Kanker Serviks, Loka POM Mimika Tuntaskan Vaksinasi HPV bagi 300 Perempuan
Dinkes Mimika Gandeng RSUD dan RSMM Jalankan Program MCU, Skema Subsidi Masih Dikaji
DPRK Soroti Kekosongan Pimpinan Puskesmas Jita, Kapus Bantah Ada Biaya Rujukan Pasien
Dua Kasus Kaki Gajah Ditemukan di Timika, Dinkes Mimika Kejar Target Bebas Filariasis 2030
Tanaman Obat Keluarga Kembali Digalakkan, Dinkes Mimika Siapkan Kader Sebagai Penyalur Edukasi
Dinkes Mimika Gencarkan Sosialisasi Medical Check Up untuk Usia Produktif
Semangat Bhayangkara untuk Negeri, Polda Papua Tengah Layani Ratusan Warga Melalui Bakti Kesehatan
Tekan Kasus Malaria, 48 Kampung di Nabire Bentuk Tim Pengendalian

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:46 WIT

Tekan Risiko Kanker Serviks, Loka POM Mimika Tuntaskan Vaksinasi HPV bagi 300 Perempuan

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:44 WIT

Dinkes Mimika Gandeng RSUD dan RSMM Jalankan Program MCU, Skema Subsidi Masih Dikaji

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:51 WIT

DPRK Soroti Kekosongan Pimpinan Puskesmas Jita, Kapus Bantah Ada Biaya Rujukan Pasien

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:22 WIT

Dua Kasus Kaki Gajah Ditemukan di Timika, Dinkes Mimika Kejar Target Bebas Filariasis 2030

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:49 WIT

Tanaman Obat Keluarga Kembali Digalakkan, Dinkes Mimika Siapkan Kader Sebagai Penyalur Edukasi

Berita Terbaru