Mahfud MD: KKB Telah Dikepung, Tapi Kita Harus Hati-hati Karena Ini Menyangkut Nyawa

Selasa, 28 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mentri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD. (Foto: dok. Kemenko Polhukam)

Mentri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD. (Foto: dok. Kemenko Polhukam)

SURABAYA – Menko Polhukam, Mahfud MD, menegaskan bahwa kepolisian bersama TNI akan terus berupaya menyelamatkan Kapten Philip Mark Mehrtens yang hingga kini masih disandera kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya di Papua.

Mahfud mengungkapkan bahwa sampai dengan saat ini lokasi keberadaan pilot serta kelompok tersebut masih terpantau dan telah dikepung.

“Ya terus sekarang dalam pengepungan ya, kita kepung dan kita sudah tahu lokasinya,” ujarnya pada Selasa (28/2/2023) di The Westin, Surabaya, Jawa Timur.

Meski KKB telah dikepung, lanjut Mahfud, aparat bakal tetap berhati-hati dalam mengambil tindakan, mengingat hal ini menyangkut nyawa seseorang yang mana merupakan warga negara asing.

“Kita memang harus terus hati-hati karena para penyandera itu menyandera nyawa, menyandera nyawa orang New Zealand itu si Philip Mark Mehrtens,” tandasnya.

Ditambah lagi Pemerintah Selandia Baru telah meminta kepada Indonesia untuk mengutamakan keselamatan sandera dan tidak menggunakan cara kekerasan.

Baca Juga :  Didukung 7 Partai, Namia Gwijangge dan Obed Disambut Meriah Masyarakat di Nduga

Oleh karena itu, Mahfud menegaskan bahwa aparat akan tetap bertindak dengan segala perhitungan yang pas, tepat sasaran, dan penuh kehati-hatian.

“Jadi mereka sandera terus. Kalau mau disergap, bahaya itu. Padahal kita sudah bicara dengan pihak New Zealand untuk mengutamakan keselamatan sandera, keselamatan pilot. Tentu butuh waktu ya,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas
Polusi Debu dan Asap di Mimika, Bupati Perintahkan Penanganan Darurat Udara
76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ
Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu
Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik
Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu
Kesbangpol Mimika Gelar Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Pancasila dalam Keluarga
Lima Personel BPBD Mimika Disiapkan Jadi Tim Rescue Profesional

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 15:14 WIT

Polusi Debu dan Asap di Mimika, Bupati Perintahkan Penanganan Darurat Udara

Jumat, 11 September 2026 - 15:29 WIT

76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ

Rabu, 9 September 2026 - 18:39 WIT

Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu

Kamis, 3 September 2026 - 16:53 WIT

Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik

Rabu, 2 September 2026 - 19:01 WIT

Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu

Berita Terbaru

Proses evakuasi salah satu korban penyanderaan KKB di Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Hukrim

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Senin, 14 Sep 2026 - 15:25 WIT