MPP Mimika Jadi Strategi Baru Tingkatkan Layanan dan Dukung Investasi

Benaz

Kamis, 12 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Rapat Koordinasi dipimpin Wabup Emanuel Kemong bersama stakeholders, persiapan Launching MPP di Kantor Disdukcapil Mimika, Kamis, (12/6/2025). (Foto: Galeri Papua/Benaz)

Suasana Rapat Koordinasi dipimpin Wabup Emanuel Kemong bersama stakeholders, persiapan Launching MPP di Kantor Disdukcapil Mimika, Kamis, (12/6/2025). (Foto: Galeri Papua/Benaz)

MIMIKA – Dalam upaya meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan publik, Pemerintah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, sedang mempersiapkan peluncuran Mal Pelayanan Publik (MPP) yang dijadwalkan beroperasi mulai 18 Juni 2025 mendatang.

MPP ini dirancang sebagai pusat layanan terpadu yang menyatukan berbagai layanan publik lintas instansi dalam satu lokasi. Masyarakat tidak perlu lagi berpindah dari satu kantor ke kantor lain untuk mengurus dokumen atau perizinan. Cukup datang ke satu tempat, semua urusan bisa selesai lebih cepat dan transparan.

Kepala Dinas Dukcapil Mimika, Slamet Sutejo, menjelaskan bahwa Mimika akan menjadi kabupaten pertama di Papua Tengah yang menghadirkan MPP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Katanya, saat ini, hanya tiga wilayah di Tanah Papua yang sudah memiliki MPP, yakni Jayapura, Serui, dan Manokwari.

“Dengan kehadiran MPP, Mimika tidak hanya menyusul daerah lain, tetapi juga berpeluang menjadi tolok ukur pelayanan publik di kawasan timur Indonesia,” ungkap Slamet dalam rapat persiapan yang digelar Kamis (12/6/2025) di Kantor Disdukcapil Mimika.

Baca Juga :  Sebagai Corong Pembangunan di Mimika, Diskominfo Berikan Warna Baru

MPP Mimika akan menempati gedung Kantor Disdukcapil di Jalan Cenderawasih, Timika, dengan menyediakan 25 loket umum dan 5 loket prioritas bagi penyandang disabilitas, ibu hamil, dan menyusui.

Beberapa layanan yang akan tersedia di MPP antara lain perpanjangan SIM oleh Polres Mimika, layanan dari Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama (terintegrasi virtual), layanan Kantor Pos, layanan administrasi kependudukan, rencana kehadiran PTSP (Perizinan Terpadu Satu Pintu), BPJS, dan instansi vertikal lainnya.

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, menekankan bahwa pembangunan MPP merupakan bagian dari program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Mimika.

Ia menyebut kehadiran MPP sebagai langkah strategis untuk meningkatkan pelayanan dan mendukung iklim investasi yang ramah birokrasi.

“MPP bukan sekadar gedung, ini adalah komitmen kami untuk memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan terjangkau bagi masyarakat dan pelaku usaha,” ujar Wabup Emanuel.

Baca Juga :  PMII Mimika Peringati Maulid Nabi, Tekankan Ukhuwah dan Penguatan Kaderisasi

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan lembaga vertikal agar MPP dapat berjalan optimal.

MPP merupakan bagian dari program nasional yang dicanangkan oleh Kementerian PAN-RB. Saat ini, tercatat sudah ada sekitar 237 MPP di seluruh Indonesia.

Kabupaten Mimika akan bergabung dalam jaringan MPP nasional yang berfokus pada reformasi birokrasi dan peningkatan pelayanan publik berbasis digital dan integratif.

Beberapa kendala teknis seperti keterbatasan lahan parkir dan integrasi sistem antarinstansi masih menjadi perhatian. Namun, Pemkab Mimika telah menyusun langkah-langkah solusi jangka pendek untuk memastikan operasional MPP berjalan sesuai jadwal.

Dengan jumlah penduduk lebih dari 300.000 jiwa, dan sebagai kabupaten penghasil tambang terbesar di Indonesia, Mimika membutuhkan sistem pelayanan publik yang efisien dan modern.

MPP diharapkan menjadi jawaban atas tantangan tersebut, sekaligus mendorong transformasi layanan publik ke arah digital dan manusiawi.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

14 Distrik di Mimika Belum Tersentuh MBG
Bupati Mimika Tegur OPD Terkait LAKIP 2026, Baru 11 dari 58 OPD Patuh Pelaporan
3.185 PNS di Mimika Belum Menyusun SKP, Rotasi dan Mutasi Jadi Terhambat
Data Dukcapil: Penduduk Mimika Tembus 323 Ribu Jiwa, Miru Paling Padat
Dana Otsus Mimika 2026 Menyusut, Pemkab Prioritaskan Pembangunan dari Kampung
Waduh, Baru Tiga OPD di Mimika yang Serahkan LAKIP
Pejabat Pemkab Mimika Diingatkan Segera Lapor LHKPN, Tenggat 31 Maret 2026
KPK Soroti Aset Pesawat dan Helikopter Pemkab Mimika, Piutang Rp18,8 Miliar Belum Lunas

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 23:33 WIT

14 Distrik di Mimika Belum Tersentuh MBG

Selasa, 10 Februari 2026 - 08:49 WIT

Bupati Mimika Tegur OPD Terkait LAKIP 2026, Baru 11 dari 58 OPD Patuh Pelaporan

Senin, 9 Februari 2026 - 13:02 WIT

3.185 PNS di Mimika Belum Menyusun SKP, Rotasi dan Mutasi Jadi Terhambat

Sabtu, 7 Februari 2026 - 01:54 WIT

Data Dukcapil: Penduduk Mimika Tembus 323 Ribu Jiwa, Miru Paling Padat

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:57 WIT

Dana Otsus Mimika 2026 Menyusut, Pemkab Prioritaskan Pembangunan dari Kampung

Berita Terbaru

Polisi melakukan olah TKP peristiwa penembakan sopir truk tangki air di Yahukimo. (Foto: Istimewa/Satgas Humas ODC)

Peristiwa

Polisi Ungkap Kronologi Penembakan Sopir Truk Air di Yahukimo

Kamis, 12 Feb 2026 - 23:51 WIT

Rapat koordinasi Satgas MBG di Lantai 3 Gedung A Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Kamis (12/2/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Pemerintahan

14 Distrik di Mimika Belum Tersentuh MBG

Kamis, 12 Feb 2026 - 23:33 WIT