Pj Sekda Mimika Soroti Rendahnya Serapan Anggaran, Baru 15 Persen di Tengah Tahun

Ahmad

Senin, 23 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Mimika, Petrus Yumte. (Foto: Galeri Papua/Wahyu)

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Mimika, Petrus Yumte. (Foto: Galeri Papua/Wahyu)

MIMIKA – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mimika, Petrus Yumte, menyoroti rendahnya serapan anggaran di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika yang hingga pertengahan Juni 2025 baru mencapai 15 persen.

Padahal, idealnya capaian anggaran pada pertengahan tahun sudah berada di kisaran 40 persen.

Hal tersebut disampaikan Petrus saat memimpin apel gabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di halaman Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (23/6/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Teman-teman pimpinan OPD, tolong pastikan kalau kegiatan sudah melalui kontrak agar segera ditagihkan uang mukanya. Bendahara, kasubag keuangan, ingatkan kepala dinas kalau kepala dinas terlalu sibuk,” tegas Petrus di hadapan seluruh aparatur sipil negara (ASN) yang hadir.

Baca Juga :  PLN UP3 Timika akan melakukan Pemadaman Terjadwal

Ia menekankan pentingnya percepatan realisasi anggaran, khususnya untuk kegiatan fisik yang sudah berjalan, agar tidak menghambat pencairan dana transfer dari pusat.

“Kalau sampai di bulan-bulan ini APBD kita tidak terealisasi, artinya kita tidak mampu pakai uang itu, dan dana transfer akan dipending karena dianggap daerah tidak mampu menggunakan anggaran. Paham?” tegasnya.

Petrus juga mengingatkan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) agar proaktif dalam mendorong percepatan proses administrasi yang berkaitan dengan realisasi anggaran.

Baca Juga :  Bupati Mimika Temui Pendemo di Kantor Dishub

Ia menyebutkan bahwa dalam dua tahun terakhir, tren serapan anggaran Pemkab Mimika terus menurun, yang berdampak pada tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) akibat selisih antara penerimaan dan pengeluaran.

“Tolong yang sudah ada kontrak segera cairkan uang mukanya. Soal pihak ketiga sanggup atau tidak melanjutkan itu urusan mereka. Tapi urusan pemerintah adalah memastikan uang muka dicairkan agar realisasi anggaran bisa dikejar,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Mimika Tegur OPD Terkait LAKIP 2026, Baru 11 dari 58 OPD Patuh Pelaporan
3.185 PNS di Mimika Belum Menyusun SKP, Rotasi dan Mutasi Jadi Terhambat
Data Dukcapil: Penduduk Mimika Tembus 323 Ribu Jiwa, Miru Paling Padat
Dana Otsus Mimika 2026 Menyusut, Pemkab Prioritaskan Pembangunan dari Kampung
Waduh, Baru Tiga OPD di Mimika yang Serahkan LAKIP
Pejabat Pemkab Mimika Diingatkan Segera Lapor LHKPN, Tenggat 31 Maret 2026
KPK Soroti Aset Pesawat dan Helikopter Pemkab Mimika, Piutang Rp18,8 Miliar Belum Lunas
BRIDA Mimika Buka Akses Riset Daerah, Gandeng Perguruan Tinggi Lokal

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 08:49 WIT

Bupati Mimika Tegur OPD Terkait LAKIP 2026, Baru 11 dari 58 OPD Patuh Pelaporan

Senin, 9 Februari 2026 - 13:02 WIT

3.185 PNS di Mimika Belum Menyusun SKP, Rotasi dan Mutasi Jadi Terhambat

Sabtu, 7 Februari 2026 - 01:54 WIT

Data Dukcapil: Penduduk Mimika Tembus 323 Ribu Jiwa, Miru Paling Padat

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:57 WIT

Dana Otsus Mimika 2026 Menyusut, Pemkab Prioritaskan Pembangunan dari Kampung

Senin, 2 Februari 2026 - 12:06 WIT

Waduh, Baru Tiga OPD di Mimika yang Serahkan LAKIP

Berita Terbaru

Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom. (Foto: Istimewa/TPNPB-OPM)

Peristiwa

TPNPB-OPM Akui Tembak Aparat dan Rampas Senjata di Mimika

Kamis, 12 Feb 2026 - 12:01 WIT

Sejumlah karyawan yang hendak naik ke Tembaga diperintahkan kembali pulang akibat adanya penembakan di area PT Freeport Indonesia, Mile Point 50, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Tangkapan layar video amatir)

Freeport

Freeport Tutup Jalan Utama ke Tembagapura Pascapenembakan

Kamis, 12 Feb 2026 - 01:06 WIT

Pesawat PK-SNR milik PT Smart Air Aviation yang ditembak saat menjalankan rute Tanah Merah menuju Danawage/Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Tengah, Rabu (11/2/2026). (Fotoo: Istimewa/Tangkapan layar video amatir)

Peristiwa

Pesawat Smart Air Ditembak di Boven Digoel, Dua Pilot Gugur

Rabu, 11 Feb 2026 - 19:13 WIT