Satgas Ops Damai Cartenz Tambah Personel Brimob Amankan Wamena dari KKB

Endy Langobelen

Sabtu, 31 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Ops Damai Cartenz)

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Ops Damai Cartenz)

JAYAWIJAYA – Aparat kepolisian dari Satuan Tugas Operasi (Satgas Ops) Damai Cartenz melakukan penebalan personel Brimob di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Penambahan personel Brimob itu dilakukan guna mengantisipasi serangan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua yang dikabarkan mulai beroperasi di Wamena.

Seperti yang diketahui pada 28 Mei 2025 lalu, KKB menyatakan penetapan Wamena sebagai medan perang. Hal itu ditandai dengan aksi penembakan terhadap seorang anggota Satlantas Polres Jayawijaya di depan RSUD Wamena.

Selanjutnya mereka juga menargetkan Bupati Jayawijaya, Atenius Murip, sebagai daftar pencarian orang (DPO) setelah Atenius dengan tegas mengultimatum KKB untuk segera mengehentikan aksinya dan keluar dari Kota Wamena.

Menanggapi ancaman yang tengah terjadi, Satgas Ops Damai Cartenz memutuskan untuk menambah kekuatan dengan penebalan personel Brimob.

“Satgas menambah perkuatan Brimob di Wamena untuk menciptakan keamanan di sana,” ungkap Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, saat dikonfirmasi via pesan WhatsApp, Sabtu (31/5/2025).

Baca Juga :  Dua Pengedar Sabu di Mimika Dilimpahkan ke Kejaksaan, Polisi Sita Motor hingga Uang Tunai

Meski demikian, Yusuf tidak memaparkan jumlah personel Brimob yang ditambakan. Dia hanya memastikan bahwa jumlah personel yang ada saat ini cukup untuk mengamankan Kota Wamena dari serangan KKB.

Ketika ditanya perihal situasi keamanan terkini, Yusuf menyebut telah berangsur kondusif dari yang sebelumnya sempat tegang pascaaksi penembakan.

Alhamdulillah situasi berangsur kondusif namun Polri tetap siaga,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite di SPBU SP2 Mimika, Ini Penyebabnya
Satgas Damai Cartenz Ringkus Pemasok Senjata Ilegal KKB di Jayapura
Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA
Kejari Mimika Sita Rp300 Juta dalam Penyidikan Dugaan Korupsi Proyek Pembukaan Lahan
Operasi Kogabwilhan III Selama 6 Bulan: 47 Senpi dan 3.000 Batang Ganja Disita
TNI Perkuat Pengamanan Bandara Perintis Papua Usai OPM Bakar Pesawat dan Bunuh Pilot
Pesawat AMA Dibakar, Uskup Jayapura: Gereja Tak Pernah Bawa Kepentingan Politik
Polisi Selidiki Perusakan 10 Makam di Mimika Timur

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:47 WIT

Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite di SPBU SP2 Mimika, Ini Penyebabnya

Kamis, 9 Juli 2026 - 00:43 WIT

Satgas Damai Cartenz Ringkus Pemasok Senjata Ilegal KKB di Jayapura

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:09 WIT

Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:20 WIT

Kejari Mimika Sita Rp300 Juta dalam Penyidikan Dugaan Korupsi Proyek Pembukaan Lahan

Senin, 6 Juli 2026 - 15:44 WIT

Operasi Kogabwilhan III Selama 6 Bulan: 47 Senpi dan 3.000 Batang Ganja Disita

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi (kiri), dan Vice President Government Relations PT Freeport Indonesia, Lenny Josephina (kanan), menandatangani Berita Acara Serah Terima hibah 11 kilometer pipa HDPE di area operasional dataran rendah PTFI, Mile 34, Mimika, Papua Tengah, Kamis, 9 Juli 2026. Dok. PTFI

Freeport

PTFI Serahkan Hibah 11 Km Pipa HDPE ke Pemkab Mimika

Jumat, 10 Jul 2026 - 14:39 WIT