Seorang Anggota Kodim 1715 Yahukimo Gugur Ditembak OPM

Endy Langobelen

Senin, 16 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenazah Anggota Kodim 1715/Yahukimo, Serka SM, di RSUD Dekai, Yahukimo, Papua Pegunungan. (Foto: Istimewa)

Jenazah Anggota Kodim 1715/Yahukimo, Serka SM, di RSUD Dekai, Yahukimo, Papua Pegunungan. (Foto: Istimewa)

YAHUKIMO – Seorang anggota TNI dari Kodim 1715/Yahukimo, Serka SM, dilaporkan gugur setelah ditembak oleh kelompok bersenjata yang diduga berasal dari TPNPB-OPM Kodap XVI Yahukimo pimpinan Elkius Kobak, Senin (16/6/2025) pagi.

Insiden tragis ini terjadi sekitar pukul 10.45 WIT di Jalan Seradala KM 4, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Serka SM dilaporkan sedang dalam perjalanan kembali dari RSUD Dekai menuju Markas Kodim 1715/Yahukimo ketika secara tiba-tiba ditembak oleh gerombolan OPM. Serangan tersebut menyebabkan Serka SM meninggal dunia di tempat kejadian.

“Penembakan ini terjadi saat almarhum Serka SM kembali dari RSUD Dekai menuju Makodim. Namun, di tengah perjalanan, tiba-tiba ditembak oleh OPM hingga menyebabkan yang bersangkutan gugur,” jelas Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Candra Kurniawan, dalam keterangan resminya, Senin siang.

Baca Juga :  Satu Lagi Tukang Ojek Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Belakang Keuskupan Timika

“Saat ini, OPM sebagai pelaku penembakan sedang dalam pengejaran aparat TNI,” imbuhnya.

Kapendam menyebut tindakan OPM sebagai bentuk kejahatan kemanusiaan yang tidak bisa ditoleransi. Aparat TNI saat ini tengah melakukan pengejaran intensif terhadap kelompok OPM tersebut untuk menegakkan hukum dan menjaga keamanan di wilayah Yahukimo.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite di SPBU SP2 Mimika, Ini Penyebabnya
Satgas Damai Cartenz Ringkus Pemasok Senjata Ilegal KKB di Jayapura
Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA
Kejari Mimika Sita Rp300 Juta dalam Penyidikan Dugaan Korupsi Proyek Pembukaan Lahan
Operasi Kogabwilhan III Selama 6 Bulan: 47 Senpi dan 3.000 Batang Ganja Disita
TNI Perkuat Pengamanan Bandara Perintis Papua Usai OPM Bakar Pesawat dan Bunuh Pilot
Pesawat AMA Dibakar, Uskup Jayapura: Gereja Tak Pernah Bawa Kepentingan Politik
Polisi Selidiki Perusakan 10 Makam di Mimika Timur

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:47 WIT

Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite di SPBU SP2 Mimika, Ini Penyebabnya

Kamis, 9 Juli 2026 - 00:43 WIT

Satgas Damai Cartenz Ringkus Pemasok Senjata Ilegal KKB di Jayapura

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:09 WIT

Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:20 WIT

Kejari Mimika Sita Rp300 Juta dalam Penyidikan Dugaan Korupsi Proyek Pembukaan Lahan

Senin, 6 Juli 2026 - 15:44 WIT

Operasi Kogabwilhan III Selama 6 Bulan: 47 Senpi dan 3.000 Batang Ganja Disita

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi (kiri), dan Vice President Government Relations PT Freeport Indonesia, Lenny Josephina (kanan), menandatangani Berita Acara Serah Terima hibah 11 kilometer pipa HDPE di area operasional dataran rendah PTFI, Mile 34, Mimika, Papua Tengah, Kamis, 9 Juli 2026. Dok. PTFI

Freeport

PTFI Serahkan Hibah 11 Km Pipa HDPE ke Pemkab Mimika

Jumat, 10 Jul 2026 - 14:39 WIT