Tahun Ini Dinas Perikanan Mimika Kembali Canangkan Program Bantuan Alat Tangkap bagi Nelayan OAP

Senin, 27 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Mimika, Antonius Welerubun.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Mimika, Antonius Welerubun.

MIMIKA – Tahun 2023, Dinas Perikanan Kabupaten Mimika kembali mencanangkan program bantuan alat tangkap bagi nelayan orang asli Papua (OAP).

Kepala Dinas Perikanan Mimika, Antonius Welerubun, mengatakan tahun ini pihaknya bakal mengucurkan dana yang bersumber dari anggaran otonomi khusus sebesar Rp3 miliar untuk merealisasikan program tersebut.

“Tahun 2023, kita rencanakan program ini menyasar ke 8 kampung dari Distrik Mimika Barat Tengah, Distrik Amar, sama Distrik Mimika Barat jauh,” ujar Anton saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (27/2/2023).

Dijelaskan bahwa paket bantuannya masih sama dengan tahun sebelumnya, yakni perahu fiber, mesin jhonson 15 PK, cool box, dan alat tangkap jaring.

“Alat tangkap jaring ini bervariasi, ada yang ukuran mata 7 inci, terus ada juga yang 2 inci, ditambah lagi dengan trammel net atau jaring udang,” ungkapnya.

Untuk diketahui, di tahun sebelumnya, Dinas Perikanan juga telah merealisasikan program bantuan alat tangkap ini dengan anggaran dana otsus yang sedikit lebih besar, yaitu Rp3,5 miliar.

“Tahun kemarin kita kasih ke Distrik Mimika Timur, di Kampung Tipuka. Terus di Distrik Mimika Barat Tengah itu di Kampung Kapiraya, Uta, dan Mupuruka. Kemudian di Distrik Mimika Barat Jauh itu di Kampung Aindua. Jadi semuanya memang untuk nelayan OAP,” jelas Anton.

Baca Juga :  Pemprov Papua Dorong Desainer Muda Kembangkan Batik Modern

Dikatakan bahwa jumlah bantuan alat tangkap ini memang terbatas setiap tahunnya, sehingga penyalurannya pun disesuaikan secara bertahap.

“Jadi, setiap tahun kami pindah-pindah ke kampung yang belum dapat. Nantinya kalau semua sudah terpenuhi, kita akan bikin program lain lagi. Mungkin program-program pelatihan seperti itu,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Mimika Tegur OPD Terkait LAKIP 2026, Baru 11 dari 58 OPD Patuh Pelaporan
3.185 PNS di Mimika Belum Menyusun SKP, Rotasi dan Mutasi Jadi Terhambat
Data Dukcapil: Penduduk Mimika Tembus 323 Ribu Jiwa, Miru Paling Padat
Dana Otsus Mimika 2026 Menyusut, Pemkab Prioritaskan Pembangunan dari Kampung
Waduh, Baru Tiga OPD di Mimika yang Serahkan LAKIP
Pejabat Pemkab Mimika Diingatkan Segera Lapor LHKPN, Tenggat 31 Maret 2026
KPK Soroti Aset Pesawat dan Helikopter Pemkab Mimika, Piutang Rp18,8 Miliar Belum Lunas
BRIDA Mimika Buka Akses Riset Daerah, Gandeng Perguruan Tinggi Lokal

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 08:49 WIT

Bupati Mimika Tegur OPD Terkait LAKIP 2026, Baru 11 dari 58 OPD Patuh Pelaporan

Senin, 9 Februari 2026 - 13:02 WIT

3.185 PNS di Mimika Belum Menyusun SKP, Rotasi dan Mutasi Jadi Terhambat

Sabtu, 7 Februari 2026 - 01:54 WIT

Data Dukcapil: Penduduk Mimika Tembus 323 Ribu Jiwa, Miru Paling Padat

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:57 WIT

Dana Otsus Mimika 2026 Menyusut, Pemkab Prioritaskan Pembangunan dari Kampung

Senin, 2 Februari 2026 - 12:06 WIT

Waduh, Baru Tiga OPD di Mimika yang Serahkan LAKIP

Berita Terbaru

Sejumlah karyawan yang hendak naik ke Tembaga diperintahkan kembali pulang akibat adanya penembakan di area PT Freeport Indonesia, Mile Point 50, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Tangkapan layar video amatir)

Freeport

Freeport Tutup Jalan Utama ke Tembagapura Pascapenembakan

Kamis, 12 Feb 2026 - 01:06 WIT

Pesawat PK-SNR milik PT Smart Air Aviation yang ditembak saat menjalankan rute Tanah Merah menuju Danawage/Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Tengah, Rabu (11/2/2026). (Fotoo: Istimewa/Tangkapan layar video amatir)

Peristiwa

Pesawat Smart Air Ditembak di Boven Digoel, Dua Pilot Gugur

Rabu, 11 Feb 2026 - 19:13 WIT