2 Anggota TNI Dilaporkan Terluka saat Kontak Tembak di Intan Jaya, OPM Akui Bertanggung Jawab

Endy Langobelen

Rabu, 28 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel anggota TNI yang tertembak di Intan Jaya dievakuasi. (Foto: Istimewa)

Personel anggota TNI yang tertembak di Intan Jaya dievakuasi. (Foto: Istimewa)

INTAN JAYA — Kontak tembak antara TPNPB-OPM dan aparat militer Indonesia kembali pecah di Kampung Sugapa Lama, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pada Selasa (27/5/2025) sekitar pukul 09.25 WIT.

Dua anggota TNI dilaporkan mengalami luka tembak, yakni Prada A dan Serda KT. Prada A disebut mengalami luka tembak pada bagian bahu hingga punggung kanan akibat peluru yang bersarang di tubuhnya. Sementara Serda KT mengalami luka akibat rekoset peluru di lengan kiri.

Keduanya dalam kondisi sadar dan telah diberikan pertolongan pertama di lokasi dengan pemasangan infus dan penanganan awal menggunakan cellox.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi yang dihimpun Galeripapua.com, evakuasi terhadap kedua prajurit itu dilakukan sekitar pukul 12.30 WIT menggunakan dua helikopter Bell dari lokasi kejadian menuju Kabupaten Mimika.

Baca Juga :  Sadis! Pria di Mimika Tewas Ditembus Belasan Anak Panah

Aparat keamanan TNI di Pos Mamba Kompleks saat ini pun dalam status siaga tempur untuk mengantisipasi kemungkinan serangan lanjutan.

Di samping itu, pihak TPNPB-OPM melalui siaran pers resmi yang dirilis oleh Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB dan ditandatangani oleh juru bicara Sebby Sambom, mengaku bertanggung jawab atas aksi penembakan tersebut.

Dalam pernyataan itu, Bridjend Undius Kogoya selaku Panglima TPNPB Kodap VIII Intan Jaya menyatakan bahwa penembakan merupakan bagian dari serangan terencana yang dipimpin langsung olehnya.

“Penembakan ini sebagai bentuk perlawanan atas operasi militer yang dilakukan aparat Indonesia di pemukiman warga sipil yang telah menimbulkan banyak korban jiwa,” ujar Undius Kogoya dalam siaran pers tersebut.

Baca Juga :  Beredar Video Klaim Kapiraya Masuk Wilayah Deiyai, Pemkab Mimika Belum Beri Respons

Lebih lanjut, TPNPB mengklaim telah membagi pasukan bersenjata ke sejumlah titik strategis yang dilengkapi dengan senjata penembak runduk (sniper), untuk mengantisipasi operasi susulan dari TNI.

Mereka juga mengimbau Pemerintah Indonesia, termasuk Presiden Prabowo Subianto dan Panglima TNI, untuk menghentikan penggunaan senjata berat dan serangan udara selama konflik masih berlangsung di Papua.

Galeripapua.com telah berupaya mengonfirmasi ini ke pihak TNI, dalam hal ini Kapen Kogabwilhan III, Kolonel Inf Winaryo; Dansatgas Media Koops Habema, Letnan Kolonel Inf. Iwan Dwi Prihartono; dan Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Rudi Puruwito.

Akan tetapi hingga berita ini diterbitkan, masing-masing belum ada yang memberikan keterangan resmi terkait kejadian ini..

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport
Dua Pemuda di Mimika Ditangkap Polisi Gara-gara Lakukan Pemerkosaan dan Mencuri
Seorang Pastor Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana, Polisi Selidiki Penyebabnya
Polisi Bekuk Dua Remaja Spesialis Curanmor di Mimika, 12 Sepeda Motor Disita
Sempat Disebut Tewas, Dua Anggota OPM di Maybrat Ternyata Masih Hidup
Koops TNI Habema Amankan Kembali Senjata Caracal yang Dirampas OPM
Polres Nabire dan Mimika Diusulkan Naik Status Jadi Polresta
Kejari Biak Numfor Musnahkan 47,46 Gram Ganja dan Barang Bukti 6 Perkara

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:32 WIT

Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:23 WIT

Dua Pemuda di Mimika Ditangkap Polisi Gara-gara Lakukan Pemerkosaan dan Mencuri

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:34 WIT

Seorang Pastor Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana, Polisi Selidiki Penyebabnya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:24 WIT

Polisi Bekuk Dua Remaja Spesialis Curanmor di Mimika, 12 Sepeda Motor Disita

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:10 WIT

Sempat Disebut Tewas, Dua Anggota OPM di Maybrat Ternyata Masih Hidup

Berita Terbaru