455 Usulan Distrik di Mimika Disetujui dalam Forum Perangkat Daerah

Ahmad

Jumat, 21 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bappeda Kabupaten Mimika Yohana Paliling dan Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan, Setda Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi dalam momen pembukaan FPD. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Kepala Bappeda Kabupaten Mimika Yohana Paliling dan Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan, Setda Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi dalam momen pembukaan FPD. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika akhirnya mematangkan Forum Perangkat Daerah (FKP) dengan menghasilkan 455 usulan distrik yang disetujui, bertempat di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Mimika, Jumat (21/03/2025).

Kepala Bappeda dalam laporannya menyampaikan bahwa ada beberapa Organisasi Perangkat Daerah yang menjadi sasaran 18 distrik.

Beberapa OPD tersebut adalah Dinas pendidikan 18 distrik, jumlah usulan yang disetujui 31, Dinas Kesehatan 18 Distrik, jumlah usulan yang disetujui 29 usulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 18 distrik 70 usulan, Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan 18 distrik jumlah usulan yang diterima 32.

Dinas Pemeberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) 18 distrik 10 usulan, Dinas Ketahanan Pangan Hortikultura dan Perkebunan 18 distrik 56 usulan.

Lalu, Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah 15 distrik 14 usulan, Dinas Perikanan 15 distrik 60 usulan yang disetujui.

Sementara usulan distrik paling sedikit menyasar pada OPD Badan kesatuan Bangsa dan Politik yaitu diusulkan oleh 2 distrik dengan jumlah 10 usulan disetujui, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah yaitu 1 distrik 1 usulan disetujui.

Baca Juga :  LPTQ Papua: Persiapan MTQ Ke-30 di Mimika Sudah Sangat Baik

Yohana menjelaskan, total jumlah usulan yang masuk ke forum OPD adalah 1928 usulan. Jumlah usulan yang disetujui 455 usulan, jumlah usulan yang ditolak 1473 usulan.

Yohana mengatakan, sebagian besar program yang ditolak ini tentu beralasan, seperti ada usulan yang menjadi urusan kampung dimana menggunakan Dana Desa (DD), belum menjadi prioritas kegiatan atau usulan itu belum bisa dilaksanakan di tempat itu karena ada hal-hal yang tidak memungkinkan.

“Ada pertimbangan tertentu, misalnya soal tanah yang tidak clear atau transportasi yang tidak memungkinkan dan kita juga memperhitungkan kapasitas anggaran kita,” kata Yohana.

Yohana mengatakan, bahwa proses ini masih panjang karena akan masuk lagi pada Musrembang Kabupaten,

“Ada beberapa usulan yang ditolak karena belum sesusia dengan kebijakan kabupaten, belum menjadi prioritas, kemudian ada juga program yang ditolak karena tidak bisa dilaksanakan di tempat itu, ada hal-hal yang tidak memungkinkan misalnya persoalan tanah atau transport tidak memungkinkan,” terangnya.

Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Setda Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, mengatakan forum telah terlaksana dengan baik dengan diskusi dan pembahasan secara intensif antara pihak distrik dan pihak OPD. Hal ini untuk menentukan pilihan program kegiatan yang perioritas.

Baca Juga :  Wakil Bupati Intan Jaya Tekankan Akurasi Informasi Terkait Pengungsian

“Di sisi lain kita dihadapkan pada keterbatasan sumber daya, terutama sumber daya pendanaan, maka pertemuan kali ini penting dalam rangka menyatukan dan menyelaraskan kebutuhan masyarakat dengan dokumen perencanaan strategis yang ada,” kata Yoga.

Hasil kesepakatan antara distrik dengan pihak OPD akan disesuaikan dengan Rencana Kerja dari opd untuk dilanjutkan ke Musrenbang kabupaten. Setelah itu akan dipertemukan lagi dengan aspirasi masyarakat melalui Pokir DPRK.

Di kesempatan yang sama Ignasius Yoga mengingatkan para Kepala Distrik terkait penggunaan dana desa. Sehingga dalam forum ini, banyak program dari desa yang disaring agar semua program tidak dibebankan pada distrik dan kabupaten.

“Ini yang harus kita lilah baik, sehingga betul-betul dana desa itu bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh desa tersebut. Dan program prioritas di OPD yang dibutuhkan mmasyarakat bisa terlaksana sesuai dengan visi misi Pemerintah Daerah,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Distrik Mimika Baru Petakan Risiko Kebakaran di Permukiman Padat
Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun
Bupati Mimika Pastikan Akses Banti Pulih Usai Longsor, RS Aman dari Abrasi
Kolaborasi Lintas Lembaga Tekan Angka Pernikahan Siri dan Pastikan Legalitas Keluarga
Disdukcapil Mimika Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Reformasi Administrasi Kependudukan
Pemkab Mimika Percepat Raperda Perumda Air Minum dan Limbah
Urgensi Ketahanan Keluarga dan Tertib Administrasi di Mimika
Disdukcapil Mimika Edukasi Warga Terkait Regulasi Nikah dan Cerai guna Tekan Konflik Sosial

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:10 WIT

Distrik Mimika Baru Petakan Risiko Kebakaran di Permukiman Padat

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:27 WIT

Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:56 WIT

Bupati Mimika Pastikan Akses Banti Pulih Usai Longsor, RS Aman dari Abrasi

Kamis, 30 April 2026 - 16:49 WIT

Kolaborasi Lintas Lembaga Tekan Angka Pernikahan Siri dan Pastikan Legalitas Keluarga

Kamis, 30 April 2026 - 16:41 WIT

Disdukcapil Mimika Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Reformasi Administrasi Kependudukan

Berita Terbaru

Mahasiswa FIM-WP menggelar aksi mimbar bebas di Waena, Jayapura, Sabtu, 2 Mei 2026. Galeripapua/ Istimewa.

Organisasi

Mahasiswa West Papua Tuntut Pendidikan Gratis di Tanah Papua

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:40 WIT

Seorang penggiat Inorga KIS dengan papan seluncurnya sedang melakukan salah satu trik dalam permainan skateboard di area Car Free Day—Jalan Cenderawasih, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (2/5/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Event

KIS Mimika Warnai Parade Hardiknas di Car Free Day

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:56 WIT