Pemkab Mimika Beri Penghargaan kepada 20 Pendiri Kabupaten Mimika

Ahmad

Kamis, 9 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dari kiri, Pj Sekda Mimika, Abraham Kateyau; Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong; Bupati Mimika, Johannes Rettob; para pendiri Kabupaten Mimika Anna Maria Rettob dan Taslim Tuhuteru; serta Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Dari kiri, Pj Sekda Mimika, Abraham Kateyau; Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong; Bupati Mimika, Johannes Rettob; para pendiri Kabupaten Mimika Anna Maria Rettob dan Taslim Tuhuteru; serta Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika memberikan penghargaan kepada 20 orang yang merupakan pendiri Kabupaten Mimika.

Seremoni pemberian penghargaan ini diselipkan di sela-sela kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kabupaten Mimika di Lapangan Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem), Rabu, 8 Oktober 2025.

Penghargaan itu diserahkan langsung secara simbolis oleh Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa kepada dua orang perwakilan, yakni Ana Maria Rettob dan Taslim Tuhuteru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemberian penghargaan ini bukan hanya sekadar bentuk pengakuan terhadap sejarah, melainkan bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif untuk menghormati perjuangan para pendahulu.

Bupati Mimika, Johannes Rettob, menjelaskan bahwa tradisi pemberian penghargaan ini telah dimulai sejak dirinya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati pada tahun 2022.

Saat itu, penghargaan hanya diberikan kepada 10 perintis Kabupaten Mimika pertama. Ia juga mengatakan bahwa ini merupakan wujud nyata apresiasi pemerintah terhadap jasa para tokoh yang telah berjuang serta berkontribusi sejak awal didirikannya Kabupaten Mimika.

Baca Juga :  2024, Alokasi Dana Otsus ke Mimika Naik Jadi Rp263 Miliar

Di tahun ini pemerintah kembali memberikan penghargaan kepada 20 orang yang berkontribusi terhadap berdirinya Kabupaten Mimika yang sebelumnya telah didata.

“Penghargaan ini adalah untuk Kabupaten, bukan sekadar sejarah daerah Mimika semata. Karena kalau bicara sejarah Mimika, tokoh-tokohnya sangat banyak,” tutur Johannes.

Johannes berkomitmen bahwa ke depan akan ada penghargaan-penghargaan selanjutnya. Langkah ini dilakukan pemerintah daerah agar sejarah dan jasa para perintis benar-benar dihargai dan diingat oleh generasi saat ini.

Johannes optimis bahwa ke depan akan ada penghargaan-penghargaan selanjutnya yang diberikan oleh Pemerintah Daerah.

“Kami akan memberikan penghargaan ini bertahap, sesuai dengan waktu dan kriteria yang sudah ditetapkan,” ungkap Johannes.

“Jadi mohon jangan ada yang merasa mengapa nama saya belum disebut karena semuanya akan mendapat giliran pada waktunya,” sambungnya.

Sementara itu, Gubernur Papua Tengah dalam kesempatan tersebut turut mengapresiasi Bupati dan Wakil Bupati Mimika atas inisiatif mereka dalam menghargai jasa para pendahulu.

Menurut Meki, banyak orang yang seringkali lupa akan sejarah bahwa dahulu ada penjuangan tak kenal lelah dan panjang yang dilewati oleh para perintis.

Baca Juga :  Relawan AIYE Disebut Panwaslu Aktif, Nalio Jangkup dan Pandis Miru: Itu Hoaks

Meki dalam kesempatan itu juga kembali mengenang masa awal ia tinggal di Mimika pada tahun 1985. Ketika itu, wilayah Kabupaten Mimika masih dalam tahap pembangunan awal dan masih jauh dari peradaban seperti sekarang ini.

Meki mengaku tahu betul betapa sulitnya membangun Mimika sejak awal, mulai dari gubernur pertama hingga kota berhasil dibuka.

“Sejarah tidak akan pernah menipu kita. Kita ada hari ini karena ada orang-orang yang telah berjuang sebelum kita. Ingatlah, perintis tetaplah perintis, pewaris tetaplah pewaris,” tegasnya.

“Bapak John dan Bapak Emanuel, apa yang kita lakukan hari ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Kita sedang melihat tangan Tuhan bekerja, yang melindungi dan memberkati Bapak berdua sepanjang hidup,” lanjutnya.

Kata Meki, hasil dari pengabdian para perintis kini dapat dilihat dari kemajuan Kabupaten Mimika dalam bidang pendidikan, pembangunan, dan kesejahteraan masyarakat.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Distrik Mimika Baru Petakan Risiko Kebakaran di Permukiman Padat
Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun
Bupati Mimika Pastikan Akses Banti Pulih Usai Longsor, RS Aman dari Abrasi
Kolaborasi Lintas Lembaga Tekan Angka Pernikahan Siri dan Pastikan Legalitas Keluarga
Disdukcapil Mimika Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Reformasi Administrasi Kependudukan
Pemkab Mimika Percepat Raperda Perumda Air Minum dan Limbah
Urgensi Ketahanan Keluarga dan Tertib Administrasi di Mimika
Disdukcapil Mimika Edukasi Warga Terkait Regulasi Nikah dan Cerai guna Tekan Konflik Sosial

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:10 WIT

Distrik Mimika Baru Petakan Risiko Kebakaran di Permukiman Padat

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:27 WIT

Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:56 WIT

Bupati Mimika Pastikan Akses Banti Pulih Usai Longsor, RS Aman dari Abrasi

Kamis, 30 April 2026 - 16:49 WIT

Kolaborasi Lintas Lembaga Tekan Angka Pernikahan Siri dan Pastikan Legalitas Keluarga

Kamis, 30 April 2026 - 16:41 WIT

Disdukcapil Mimika Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Reformasi Administrasi Kependudukan

Berita Terbaru

Mahasiswa FIM-WP menggelar aksi mimbar bebas di Waena, Jayapura, Sabtu, 2 Mei 2026. Galeripapua/ Istimewa.

Organisasi

Mahasiswa West Papua Tuntut Pendidikan Gratis di Tanah Papua

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:40 WIT

Seorang penggiat Inorga KIS dengan papan seluncurnya sedang melakukan salah satu trik dalam permainan skateboard di area Car Free Day—Jalan Cenderawasih, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (2/5/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Event

KIS Mimika Warnai Parade Hardiknas di Car Free Day

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:56 WIT