Mahasiswa Papua di Ternate Minta Perhatian Pemerintah Daerah

Endy Langobelen

Kamis, 20 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para mahasiswa Papua di Ternate minta perhatian pemerintah daerah. (Foto: Istimewa/Tangkapan layar video)

Para mahasiswa Papua di Ternate minta perhatian pemerintah daerah. (Foto: Istimewa/Tangkapan layar video)

TERNATE — Sekelompok mahasiswa asal Papua yang menempuh pendidikan di Kota Ternate, Maluku Utara, menyampaikan keluhan sekaligus seruan terbuka kepada pemerintah daerah dari enam provinsi di Tanah Papua.

Seruan itu disampaikan melalui sebuah video yang beredar di berbagai grup WhatsApp publik, termasuk Kanal WhatsApp Pantau Pemberitaan Daerah Papua Tengah pada 15 November 2025.

Video tersebut direkam saat para mahasiswa melakukan aksi pencarian dana di salah satu ruas jalan di Kota Ternate.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam video itu, seorang mahasiswa menyampaikan bahwa keberadaan mahasiswa Papua di Ternate masih minim mendapat perhatian dari pemerintah daerah masing-masing.

Ia menegaskan bahwa sebagian besar mahasiswa tidak memiliki asrama atau tempat tinggal permanen, sehingga harus berpindah-pindah dari kos ke kontrakan.

“Kami berharap para pemerintah dari 6 provinsi yang ada di Papua tolong perhatikan kami, mahasiswa Papua yang ada di Maluku Utara,” ujar pria berbaju putih di dalam video berdurasi 1 menit 52 detik itu.

Baca Juga :  Dua Sisi Mata Uang: Dampak Positif dan Negatif Pemekaran DOB Yahukimo Timur

Ia menambahkan bahwa kondisi tempat tinggal mahasiswa Papua di Maluku Utara cukup memprihatinkan.

“Bahkan tempat tinggal, karena di sini rata-rata teman-teman Papua yang kuliah di Indonesia Timur, kami terlebih khusus di wilayah Maluku, belum memiliki yang namanya kontrakan atau asrama permanen. Kami hanya tinggal kos-kosan dan kontrakannya juga tidak selalu menetap,” katanya.

Seruan mereka ditujukan kepada pemerintah provinsi Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua.

Mahasiswa berharap agar akses bantuan studi, dukungan proposal, hingga fasilitasi tempat tinggal dapat diberikan lebih merata, tidak hanya terpusat pada mahasiswa yang kuliah di Jawa dan Jakarta.

“Jadi kami meminta kepada pemerintah daerah, mohon memperhatikan kami yang ada di sini juga. Jangan semua bantuan hanya lari kepada teman-teman di bagian Jawa, Jakarta dan lain sebagainya,” ucapnya.

Baca Juga :  Pj Sekda Mimika Bakal Teruskan Tuntutan Para ASN Non Job ke Pimpinan Daerah

Menariknya, dalam aksi pencarian dana tersebut, para mahasiswa secara tidak terduga bertemu dengan anggota DPRK dari Nabire, Papua Tengah, yang saat itu berada di Ternate.

Para mahasiswa pun legislator pun diberi dukungan langsung berupa bantuan finansial.

“Di sini kami juga bersama-sama dengan kakak Dewan dari Papua Tengah, dari Nabire. Mereka berjumpa langsung dengan kami di sini dan mereka memberikan sumbangan berupa finansial kurang lebih Rp1 juta di tangan kami di sore hari ini,” ungkap mahasiswa tersebut.

Mahasiswa berharap pertemuan tersebut menjadi momentum bagi pemerintah daerah di Tanah Papua untuk lebih memperhatikan kebutuhan mahasiswa perantau, khususnya yang berada di wilayah Indonesia Timur.

Mereka menilai dukungan yang merata akan membantu memastikan keberlanjutan pendidikan generasi muda Papua di berbagai daerah.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KNPI Kota Jayapura dukung Muara Tami Jadi Dapil Tersendiri
Rapper Cilik Nachyta Wakili Mimika di Expo Nasional Batam, Harap Dukungan Pemkab
Kepala Suku di Puncak Ajak Warga Jaga Keamanan Demi Masa Depan Pendidikan Anak
Silaturahmi dan Penyaluran Sembako, Tokoh Adat Puncak Dukung Bupati Jaga Keamanan demi Pembangunan
Mahasiswa Papua Gelar Panggung Rakyat, Tolak PSN dan Militerisme
CSR Freeport Disorot, Masyarakat Tsinga, Banti dan Aroanop Dinilai Masih Tertinggal
Mamberamo Raya: Warga Anggreso Desak Pemprov Papua Bangun Jalan ke Sarmi
Dewan Adat Daerah Mimika Desak Kejari Usut Tuntas Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah di Hoya

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:36 WIT

KNPI Kota Jayapura dukung Muara Tami Jadi Dapil Tersendiri

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:28 WIT

Rapper Cilik Nachyta Wakili Mimika di Expo Nasional Batam, Harap Dukungan Pemkab

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:50 WIT

Kepala Suku di Puncak Ajak Warga Jaga Keamanan Demi Masa Depan Pendidikan Anak

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:21 WIT

Silaturahmi dan Penyaluran Sembako, Tokoh Adat Puncak Dukung Bupati Jaga Keamanan demi Pembangunan

Minggu, 28 Juni 2026 - 02:53 WIT

Mahasiswa Papua Gelar Panggung Rakyat, Tolak PSN dan Militerisme

Berita Terbaru

Anggota Bawaslu Mimika, Diana Dayme menegaskan masyarakat di Distrik Kwamki Narama harus mengawasi jalannya Pemilu disamping menggunakan hak pilih. Pesan itu disampaikan dalam Forum Diskusi Politik

Politik

Bawaslu Mimika: Politik Uang Bikin Sengsara Lima Tahun

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:49 WIT