Momen 1 Desember HUT OPM, Ribuan Personel Amankan Nduga

Endy Langobelen

Senin, 1 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat gabungan TNI-Polri melakukan patroli di Kota Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan. (Foto: Istimewa/Dok. Polres Nduga)

Aparat gabungan TNI-Polri melakukan patroli di Kota Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan. (Foto: Istimewa/Dok. Polres Nduga)

NDUGA — Menjelang peringatan hari ulang tahun (HUT) Organisasi Papua Merdeka (OPM) atau yang dikenal juga dengan hari kemerdekaan bangsa West Papua pada 1 Desember 2025, situasi keamanan di Kabupaten Nduga berada dalam status siaga.

Ribuan aparat gabungan TNI–Polri dikerahkan untuk mengantisipasi potensi gangguan, mulai dari pengibaran bendera bintang kejora hingga aktivitas kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Kapolres Nduga, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, saat dihubungi melalui sambungan telepon pada Senin siang mengatakan bahwa aparat telah menggelar patroli show force sejak beberapa hari terakhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Aparat keamanan gabungan TNI Polri melakukan upaya antisipasi dengan menggelar pasukan dan patroli show force. Kita mulai dari kemarin, sampai saat ini sudah melakukan patroli rutin ya. Gabungan untuk memonitor situasi perkembangan di sini,” ujarnya.

Status Siaga 1 Tetap Berlaku

Meski belum terdeteksi adanya pergerakan kelompok OPM di wilayah ibu kota kabupaten, AKBP Alredo menegaskan bahwa status siaga 1 tetap diberlakukan untuk mengantisipasi perkembangan situasi.

“Sampai saat ini sih masih nihil ya, kita sudah bekerja sama dengan juga Satgas ODC. Untuk keberadaan mereka saat ini tidak termonitor di Kota Kenyam,” katanya.

Baca Juga :  Polres Mimika Tangkap 2 Pengedar Sabu di Area Arena Lama

Namun, ia menekankan bahwa kewaspadaan tetap dijaga penuh.

“Tetap, kita tetap bilang siaga 1 tetap, dalam arti mengantisipasi situasi yang berkembang ya karena kita tidak tahu namanya juga Nduga, semua situasi di juga serba menduga-duga kalau di sini. Kita kawal kan memang bukan saja para pelaku KKB tapi simpatisannya kan banyak ya,” tuturnya.

Hingga Senin siang, situasi masih dilaporkan kondusif. “Sejauh ini puji Tuhan masih belum. Bukan tidak ada, tapi masih belum. Kita tidak bisa berani bilang tidak ada tapi masih belum,” katanya.

Status siaga ini direncanakan berlangsung hingga 2 Desember. “Bisa jadi. Sampai tanggal 2 atau tanggal 3 kita tidak tahu ya. Tapi kita akan rencanakan siaga ini sampai tanggal 2,” ujarnya.

Ribuan Personel Dilibatkan

Kapolres menjelaskan bahwa total personel gabungan yang dikerahkan mencapai ribuan, termasuk pasukan yang bertugas di wilayah pegunungan.

“Yang dilibatkan itu gabungan ya TNI Polri yang ada di sini. Kalau dari Polres sendiri ada 106. Dari Kodim sendiri ada 53. Kalau yang tersebar di wilayah atas gunung-gunung ada sekitar dua ribu orang,” ungkapnya.

Baca Juga :  Satgas Tindak dan Gakum Laksanakan Patroli Dialogis di Distrik Kiwirok

Patroli rutin difokuskan di dalam Kota Kenyam, mengingat tidak adanya polsek di distrik-distrik lain.

“Jadi kita nih patrolinya hanya khusus di dalam kota Kenyam. Karena untuk wilayah dalam kota ini tanggung jawabnya saya dengan Dandim,” jelasnya.

Sementara itu, pengamanan berlapis dilakukan di pinggiran kota hingga wilayah pegunungan.

“Kalau di pinggir-pinggir kota itu sudah dilaksanakan perlamanan ambush oleh pasukan dari Satgas TNI. Di luar daripada pinggir kota atau dari kegunungan ke atas atau kedalamannya itu sudah ada Satgas Rajawali,” tambah AKBP Alredo.

Situasi Terkendali, Kewaspadaan Ditingkatkan

Meski belum ada gangguan menonjol, aparat menyatakan tetap meningkatkan patroli dan pemantauan hingga momentum peringatan 1 Desember terlewati.

Patroli gabungan dan pengamanan berlapis menjadi strategi utama guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah yang dikenal rawan aktivitas KKB tersebut.

Hingga laporan ini diterbitkan, situasi di Kenyam masih terkendali dan aparat memastikan bahwa segala perkembangan akan terus dipantau secara ketat.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejari Biak Numfor Musnahkan 47,46 Gram Ganja dan Barang Bukti 6 Perkara
Mantan Kepala Kampung Ineki Supiori Ditahan, Kerugian Negara Rp906 Juta
Dua Anggota Brimob Raih Penghargaan Usai Tangkap Pelaku Penganiayaan Berat di Mimika
Polsek Bandara Timika Sita 20 Anak Panah Penumpang Asal Intan Jaya
Korban Tewas dalam Mobil di Kuala Kencana Merupakan Anggota TNI, Ada Luka Tembak di Dada
4 Anggota OPM Puncak Jaya Serahkan Senjata, Pilih Kembali ke Masyarakat
12 Hari Dirawat, Demerina Korban Penyanderaan KKB di Mimika Kembali ke Keluarga
Kontak Senjata di Intan Jaya, 4 Anggota Kelompok Bersenjata Dilaporkan Tewas

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:30 WIT

Kejari Biak Numfor Musnahkan 47,46 Gram Ganja dan Barang Bukti 6 Perkara

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:59 WIT

Dua Anggota Brimob Raih Penghargaan Usai Tangkap Pelaku Penganiayaan Berat di Mimika

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:01 WIT

Polsek Bandara Timika Sita 20 Anak Panah Penumpang Asal Intan Jaya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:42 WIT

Korban Tewas dalam Mobil di Kuala Kencana Merupakan Anggota TNI, Ada Luka Tembak di Dada

Sabtu, 26 September 2026 - 22:07 WIT

4 Anggota OPM Puncak Jaya Serahkan Senjata, Pilih Kembali ke Masyarakat

Berita Terbaru

Kebakaran hutan terjadi di kawasan pegunungan di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Facebook Anak Tambang Papua)

Peristiwa

Kebakaran Hutan Melanda Pegunungan di Tembagapura Mimika

Rabu, 14 Okt 2026 - 22:19 WIT