TPNPB Klaim Tembak Tiga Aparat Militer di Puncak, Papua Tengah

Endy Langobelen

Minggu, 31 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi aksi penembakan oleh TPNPB-OPM. (Foto: Istimewa)

Ilustrasi aksi penembakan oleh TPNPB-OPM. (Foto: Istimewa)

MIMIKA – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim telah menembak tiga aparat militer Indonesia dalam kontak senjata di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, pada 29–31 Agustus 2025.

Klaim tersebut disampaikan melalui siaran pers resmi yang diterima redaksi Galeripapua.com pada Minggu (31/8/2025).

Dalam keterangan itu, Komandan Operasi Umum TPNPB, Mayor Jenderal Lekkagak Telenggen, mengatakan bahwa baku tembak terjadi di Timobut, Distrik Sinak Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam kejadian tersebut satu aparat militer Indonesia berinisial Pratu A mengalami luka tembak di bagian perut dan kritis, sementara dua korban lainnya yang ditembak jatuh di tanah tanpa adanya perlawanan balik,” demikian isi laporan yang disampaikan kepada manajemen pusat TPNPB-OPM.

Baca Juga :  Imigrasi Mimika Amankan WN PNG yang Masuk Indonesia Secara Ilegal

TPNPB menyebut seluruh korban telah dievakuasi menggunakan pesawat Elang Nusantara Air C208/PK-AKR dari Bandara Sinak menuju Timika pada Sabtu (30/8/2025) sekitar pukul 07.00 WIT.

Lapangan Perang Dibuka

Lekkagak Telenggen juga menyebut sejumlah komando daerah pertahanan (Kodap) dari Sinak, Yambi, Ilaga, hingga Kyawagi terlibat dalam operasi gabungan tersebut.

“Pasukan TPNPB dari Kodap Sinak, Kodap Yambi, Kodap Ilaga, dan Kodap Kyawagi telah bergabung dan membuka lapangan perang antara kami dengan Militer Indonesia di Timobut. Dan perang yang telah dibuka ini untuk merebut kembali kemerdekaan bangsa Papua dari jajahan kolonial Indonesia,” ujar Lekkagak.

Dalam pernyataan yang sama, ia menuding pemerintah menutupi jumlah korban dari pihak aparat.

“Presiden Prabowo Subianto dan Panglima TNI Agus Subianto selama ini menutupi korban dari pihak aparat militer Indonesia yang tewas dalam medan perang dan menutupinya dari akses media secara lokal, nasional, dan internasional,” tegasnya.

Baca Juga :  Seorang Remaja Ditemukan Tewas di Sekitaran SP12 Mimika

Seruan Bakar Aset Negara

Selain itu, Lekkagak Telenggen menyerukan instruksi terbuka kepada pasukan TPNPB di 36 komando daerah pertahanan.

“Mayor Jenderal Lekkagak Telenggen juga menghimbau kepada seluruh pasukan TPNPB di 36 Komando Daerah Pertahanan di seluruh Tanah Papua untuk membakar semua aset negara kolonial Indonesia di atas Tanah Papua dan merebut kembali kemerdekaan bangsa Papua, dan menghimbau kepada rakyat Papua untuk tetap bersatu dan mempertahankan tanah air kita,” demikian bunyi pernyataan itu.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak TNI terkait klaim yang disampaikan TPNPB.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mobil Anggota Polisi Dibakar di Kwamki Narama Mimika
Polres Mimika Bongkar Empat Kasus Narkotika, Barang Bukti Dimusnahkan
Penyelidikan Kasus Pembuangan Bayi di Mimika Terkendala Saksi dan CCTV
Kapolres Mimika Tekankan Pentingnya Pendidikan Seks dan Tanggung Jawab Moral
Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport
Dua Pemuda di Mimika Ditangkap Polisi Gara-gara Lakukan Pemerkosaan dan Mencuri
Seorang Pastor Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana, Polisi Selidiki Penyebabnya
Polisi Bekuk Dua Remaja Spesialis Curanmor di Mimika, 12 Sepeda Motor Disita

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:55 WIT

Mobil Anggota Polisi Dibakar di Kwamki Narama Mimika

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:40 WIT

Polres Mimika Bongkar Empat Kasus Narkotika, Barang Bukti Dimusnahkan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:59 WIT

Kapolres Mimika Tekankan Pentingnya Pendidikan Seks dan Tanggung Jawab Moral

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:32 WIT

Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:23 WIT

Dua Pemuda di Mimika Ditangkap Polisi Gara-gara Lakukan Pemerkosaan dan Mencuri

Berita Terbaru

Sebuah mobil milik anggota polisi dibakar oleh warga di Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, Jumat, 30 Oktober malam. (Foto: Dok. Warga)

Hukrim

Mobil Anggota Polisi Dibakar di Kwamki Narama Mimika

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:55 WIT