Seorang Anggota TNI Ditembak Sniper OPM di Intan Jaya

Endy Langobelen

Selasa, 15 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sertu Haris Syafii dari Satgas Pamtas Mobile Yonif 500/Sikatan dibantu oleh rekan-rekannya untuk segera dievakuasi. (Foto: Istimewa)

Sertu Haris Syafii dari Satgas Pamtas Mobile Yonif 500/Sikatan dibantu oleh rekan-rekannya untuk segera dievakuasi. (Foto: Istimewa)

INTAN JAYA – Seorang anggota TNI dilaporkan ditembak oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) di Kampung Titigi, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Senin (14/4/2025).

Anggota TNI tersebut atas nama Sertu Haris Syafii dari Satgas Pamtas Mobile Yonif 500/Sikatan. Ia mengalami luka tembak persis di bagian perut.

Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Rudi Puruwito, mengatakan bahwa korban telah dievakuasi ke Kabupaten Mimika.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Iya luka tembak 1 orang. Sekarang, (korban) sudah ditangani di rumah sakit Timika,” kata Rudi, Selasa (15/4/2025).

Sementara itu, TPNPB Kodap VIII Intan Jaya pimpinan Komandan Batalion D Dulla, Mayor Aibon Kogoya, mengklaim bertanggung jawab atas penembakan tersebut.

Hal itu disampaikan Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, dalam siaran pers yang diterbitkan Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB, Selasa (15/4/2025).

Baca Juga :  TPNPB Mengaku Dalang Penikaman di Yahukimo, Sebut Korban Agen Intelijen

“Mayor Aibon Kogoya dan pasukannya siap bertanggung jawab atas penembakan di Titigi, Kabupaten Intan Jaya pada hari ini Senin, 14 April 2025, terhadap aparat militer pemerintah Indonesia yang sedang melakukan patroli dengan kendaraan perang,” kata Sebby.

“Penyerangan tersebut dilakukan oleh Mayor Aibon Kogoya dan pasukannya yang dibantu dari pasukan TPNPB Kodap III Ndugama dan Yahukimo, yang mengakibatkan satu personil militer Indonesia dari Yonif 500 mengalami luka tembak dibagian perut setelah terkena tembakan sniper TPNPB dari depan kaca mobil taktis hingga bocor dan mengenai sasaran target,” imbuhnya.

Terkait dengan hal tersebut, kata Sebby, pasukan TPNPB Kodap VIII Intan Jaya menegaskan kepada militer Indonesia untuk segera menghentikan aktivitasnya dan keluar dari Intan Jaya.

Baca Juga :  Bawa Jenazah ke Polres Mimika, Keluarga Dua Korban Minta Pelaku Segera Ditangkap

“Sniper TPNPB kami telah siaga. Pos Titigi, Pos Mamba dan wilayah kantor Bupati menjadi sasaran target penembakan. Pasukan kami telah siaga setelah pernyataan resmi dikeluarkan kemarin bahwa aktivitas sipil dan kantor kolonial Indonesia di Intan Jaya segara ditutup sebelum eksekusi dilakukan. Sekali lagi, sniper kami sudah siaga,” tegasnya.

“Dan juga disampaikan kepada otoritas militer Indonesia untuk mematuhi hukum humaniter selama perang berlangsung di Papua. Maka Senjata lawan senjata adalah seimbang untuk menghindari jatuhnya korban jiwa dari pihak sipil. Dan kami juga mengingatkan kepada otoritas militer Indonesia untuk hentikan serangan bom melalui udara terhadap pemukiman warga sipil di Intan Jaya,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Bongkar Jaringan Pembelian Senjata untuk KKB, 5 Orang Jadi Tersangka
Razia KM Sirimau di Pelabuhan Pomako, Aparat Gabungan Sita 280 Liter Sopi
Olah TKP Penembakan Karyawan Freeport, Polisi Rekonstruksi Tujuh Adegan
Polisi Tangkap 5 Terduga Pemasok Logistik dan Amunisi KKB di Nabire
Operasi Ketupat Noken: 250 Personel Dikerahkan Amankan Ramadan dan Idulfitri di Mimika
Kapolres Mimika Luruskan Jumlah Korban Penembakan Grasberg, Olah TKP Dilanjutkan
Polisi Limpahkan Kasus Pasangan Kekasih Pengedar Sabu ke Kejari Mimika
Jenazah Karyawan Freeport Korban Penembakan Grasberg Dipulangkan ke Bandung

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 12:35 WIT

Polisi Bongkar Jaringan Pembelian Senjata untuk KKB, 5 Orang Jadi Tersangka

Senin, 16 Maret 2026 - 12:26 WIT

Razia KM Sirimau di Pelabuhan Pomako, Aparat Gabungan Sita 280 Liter Sopi

Jumat, 13 Maret 2026 - 16:37 WIT

Olah TKP Penembakan Karyawan Freeport, Polisi Rekonstruksi Tujuh Adegan

Jumat, 13 Maret 2026 - 16:22 WIT

Polisi Tangkap 5 Terduga Pemasok Logistik dan Amunisi KKB di Nabire

Jumat, 13 Maret 2026 - 05:52 WIT

Operasi Ketupat Noken: 250 Personel Dikerahkan Amankan Ramadan dan Idulfitri di Mimika

Berita Terbaru

Jenazah korban dievakuasi dari Kali Kabur, Mile 30 Tanggul Barat, areal PT Freeport Indonesia, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Rabu (18/3/2026). (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Seorang Perempuan Ditemukan Tak Bernyawa di Mile 30 Mimika

Rabu, 18 Mar 2026 - 23:00 WIT

*Stadion Wania Imipi Diasesmen Polda untuk Liga 4 PSSI Papua Tengah* MIMIKA – Menjelang bergulirnya kompetisi Piala Gubernur Liga 4 PSSI Papua Tengah musim 2025/2026 pada 9 Maret 2026 mendatang, kesiapan Stadion Wania Imipi SP... _Baca selengkapnya:_ https://galeripapua.com/stadion-wania-imipi-diasesmen-polda-untuk-liga-4-pssi-papua-tengah/