Hari Pertama Kerja, Mentan Amran Sulaiman Cetak 500 Ribu Hektare Sawah di Merauke

Rachmat Julaini

Selasa, 16 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, menyalami sejumlah pejabat saat melakukan kunjungan kerja untuk mencetak 500 ribu hektare sawah di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, Selasa (16/4/2024). (Foto: Istimewa/Humas Kementerian Pertanian RI)

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, menyalami sejumlah pejabat saat melakukan kunjungan kerja untuk mencetak 500 ribu hektare sawah di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, Selasa (16/4/2024). (Foto: Istimewa/Humas Kementerian Pertanian RI)

MERAUKE – Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, melakukan cetak sawah bersama pemerintah daerah dan para petani di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.

Kegiatan cetak sawah itu dilakukan pada hari pertama kerja usai libur panjang dalam momen Hari Raya Idul Fitri 2024.

Mentan Amran Sulaiman membeberkan, luasan lahan dulunya sempat dirintis sebesar 10 ribu hektare. Kini, luasan sawah rintisan tersebut menghasilkan 6 ton padi per hektare.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dirinya mengungkapkan, perencanaan cetak sawah di Kabupaten Merauke mencapai 1 juta hektare.

“Sekarang, kita merintis 500 ribu hektare. Ini kita proyeksikan menjadi lumbung pangan masa depan,” ungkap Amran Sulaiman, Selasa (16/4/2024) di Merauke, Papua Selatan.

Mentan Amran Sulaiman mengatakan, potensi pertanian di Kabupaten Merauke sangatlah besar terutama untuk memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri khususnya di Indonesia bagian timur.

Baca Juga :  Bantuan Pemerintah Pusat untuk Kepala Suku Dani Kabupaten Puncak Disambut Antusias

Pemenuhan kebutuhan pangan disebutnya sangat diperlukan mengingat hampir semua negara di dunia dilanda El Nino yang membuat produksi pertanian mengalami penurunan.

“Potensinya luar biasa. Di sini (Merauke), airnya melimpah. Ini kita jadikan kekuatan untuk menghasilkan panen yang baik. Insya Allah akan kita tingkatkan indeks (skala) pertaniannya,” terangnya.

Merauke menurutnya terkenal sebagai etalase perdagangan dan transportasi di wilayah Indonesia Timur, wilayah Kepulauan Pasifik dan Rumpun Melanesia.

Merauke merupakan kabupaten di Papua Selatan yang memiliki potensi lahan pertanian mencapai 1,2 juta hektare.

Bupati Merauke, Romanus Mbaraka, mengucapkan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan dan arahan Mentan Amran Sulaiman terhadap pembangunan pertanian di Kabupaten Merauke.

Dia memastikan wilayahnya akan menjadi daerah penunjang bagi kebutuhan pangan di Papua. Apalagi, pemerintah daerah tengah menyiapkan pertanian organik sebagai solusi pertanian berkelanjutan yang lebih sehat.

Baca Juga :  Lihat Pembangunan di Mimika, Mendag Zulkifli Puji Eltinus Omaleng

Selain itu, kata Romanus, pihaknya telah menyiapkan dukungan infrastruktur irigasi untuk target produksi yang lebih besar.

Romanus menambahkan, dukungan terhadap sektor pertanian juga akan dilanjutkan dengan kehadiran Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan), Muhammad Herindra, yang direncanakan akan hadir pada Rabu (17/4/2024) esok.

“Hari ini, Mentan dan besok Wamenhan akan tiba di Merauke dalam rangka menyukseskan program food estate (lumbung pangan) di Merauke,” ungkapnya.

“Jadi, sekali lagi terima kasih kepada Bapak Menteri Pertanian atas dukungan dan arahan terhadap jalannya pembangunan pertanian di wilayah Merauke. Ke depan, kami siap menjadikan pertanian sebagai solusi masa depan yang berkelanjutan,” tandas Romanus Mbaraka.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aplikasi OSS Melambat, DPMPTSP Mimika Datangkan Narasumber Dua Kementerian
Pemkab Mimika Bakal Rekayasa Lalu Lintas dan Tertibkan Parkir
BRIN Siap Dampingi Tifa Creative, Dorong Inovasi UMKM dan Ekonomi Kreatif Mimika
Dukung Transformasi dan Digitalisasi Pelayanan Publik, Disdukcapil Mimika Sosialisasi Peran IKD
UMKM Mimika Naik Kelas, Noken Kreatif Tembus Onboarding Bank Indonesia 2026
TPA Mimika Ditarget Berubah Jadi Tempat Pengolahan Sampah dalam 5 Tahun
Buang Sampah Sembarangan di Mimika? Siap-Siap Didenda Rp25 Juta
Dinkes Mimika Jadi Pionir Sosialisasi Inovasi Daerah 2026

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:38 WIT

Aplikasi OSS Melambat, DPMPTSP Mimika Datangkan Narasumber Dua Kementerian

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:33 WIT

Pemkab Mimika Bakal Rekayasa Lalu Lintas dan Tertibkan Parkir

Selasa, 9 Juni 2026 - 23:19 WIT

BRIN Siap Dampingi Tifa Creative, Dorong Inovasi UMKM dan Ekonomi Kreatif Mimika

Senin, 8 Juni 2026 - 12:59 WIT

Dukung Transformasi dan Digitalisasi Pelayanan Publik, Disdukcapil Mimika Sosialisasi Peran IKD

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:27 WIT

UMKM Mimika Naik Kelas, Noken Kreatif Tembus Onboarding Bank Indonesia 2026

Berita Terbaru

Peresmian MCK sekolah di Pulau Karaka, Distrik Mimika Timur Jauh, Mimika, Papua Tengah, Senin (25/6/2026). (Foto: Istimewa/Polres Mimika)

Pendidikan

Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka

Senin, 15 Jun 2026 - 19:19 WIT

Lebih dari 3000 Minuman keras ilegal yang berhasil diamankan dan dimusnahkan aparat gabungan dalam operasi pengawasan yang berlangsung sepanjang Januari hingga Juni 2026. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Senin, 15 Jun 2026 - 19:13 WIT

Momen pemusnahan barang bukti minuman keras di Mapolres Mimika, Jalan Agimuga, Mile 32, Mimika, Papua Tengah, Senin (15/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Senin, 15 Jun 2026 - 19:09 WIT