Target Tak Tercapai, Serapan Anggaran Mimika 2025 di Bawah 80 Persen

Ahmad

Senin, 5 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Mimika, Johannes Rettob. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Bupati Mimika, Johannes Rettob. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA — Realisasi penyerapan anggaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika sepanjang tahun anggaran 2025 tidak mencapai target yang ditetapkan.

Hingga 31 Desember 2025, serapan anggaran tercatat baru menyentuh angka 75,73 persen, masih di bawah target 80 persen.

Bupati Mimika, Johannes Rettob, mengungkapkan rendahnya serapan anggaran tersebut dipicu oleh banyaknya pekerjaan fisik di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang tidak dapat diselesaikan hingga akhir tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu OPD yang terdampak signifikan adalah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Menurut Johannes, persoalan hukum yang sempat menyeret sejumlah pejabat internal dinas mengakibatkan terhambatnya proses pelelangan, sehingga banyak proyek fisik terlambat dimulai bahkan tidak berjalan.

Baca Juga :  Hadapi Lonjakan Beban Nataru, PLN UP3 Timika Siagakan 126 Personel dan Sistem Kelistrikan

“Ya, yang memang kalian mengerti situasi dan kondisi yang terjadi selama ini, sehingga terjadi PPK berganti-ganti, akhirnya ada beberapa yang dilelangkan, tidak dilelangkan karena memang situasional,” tutur Johannes, Senin (5/1/2026).

Selain PUPR, rendahnya daya serap juga terjadi di Dinas Pendidikan (Disdik). Sejumlah kegiatan tidak berjalan optimal karena dana hibah belum diproses.

Jika diakumulasikan, dana hibah tersebut mencapai sekitar 4 persen dari total anggaran daerah.

Johannes menegaskan, apabila seluruh kendala administrasi dan teknis dapat diselesaikan tepat waktu, maka target serapan anggaran sejatinya dapat tercapai.

“Kalau OPD-OPD lain… semua rata-rata cukup baik,” ungkapnya.

Baca Juga :  Operasi Mantap Praja II, 469 Personel Gabungan Siap Amankan Pilkada Mimika

Ia menambahkan, faktor lain yang turut memengaruhi rendahnya realisasi keuangan adalah mekanisme pembayaran proyek fisik yang dilakukan berdasarkan progres pekerjaan. Akibatnya, kegiatan yang tidak rampung 100 persen hanya dibayarkan sesuai capaian fisik di lapangan.

Kondisi tersebut, lanjut Johannes, tak lepas dari proses lelang yang berlarut-larut dan kerap terlambat. Ia mengakui, tahun 2025 menjadi salah satu periode tersulit bagi Pemkab Mimika dalam hal pengadaan barang dan jasa.

“Jadi, itu juga menyebabkan progres realisasi keuangan itu rendah karena ada yang kerja harusnya 100 persen, tetapi hanya dikerjakan 80 persen, ada yang kerja hanya sebesar 70 persen,” jelasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekolah di Mimika Didorong Bangun Budaya Peduli Lingkungan Sejak Dini
Pemkab Mimika Rancang Kota Kapiraya sebagai Pusat Ekonomi Baru di Pesisir
Respons Pemerintah dan Aparat Keamanan Pasca Konflik Bersenjata di Jila Mimika
Dinas Perikanan Mimika Alokasikan Rp500 Juta untuk Budidaya Kepiting Bakau
Upacara Pengibaran Bendera HUT Ke-81 RI di Mimika Berlangsung Khidmat
HUT RI ke-81, Pemkab Mimika Tabur Bunga untuk Mengenang Jasa Pahlawan
BRIDA Mimika Pamerkan 15 Inovasi Terbaik Hasil Seleksi Daerah
DPMPTSP Mimika Jemput Bola Izin Usaha Gratis Lewat Program Pojok Nongkrong

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:33 WIT

Sekolah di Mimika Didorong Bangun Budaya Peduli Lingkungan Sejak Dini

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:13 WIT

Respons Pemerintah dan Aparat Keamanan Pasca Konflik Bersenjata di Jila Mimika

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:20 WIT

Dinas Perikanan Mimika Alokasikan Rp500 Juta untuk Budidaya Kepiting Bakau

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:39 WIT

Upacara Pengibaran Bendera HUT Ke-81 RI di Mimika Berlangsung Khidmat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:59 WIT

HUT RI ke-81, Pemkab Mimika Tabur Bunga untuk Mengenang Jasa Pahlawan

Berita Terbaru